Elin Kustini Selama 38 Tahun Tenaga dan Pikirannya Untuk SMAS PGRI Garut

Photo of author

PERAKNEW.com – Sosok Kepala Sekolah SMAS PGRI Garut, Dra, Hj. Elin Kustini perlu diberikan apresiasi dan Acungan Dua Jempol sekaligus, karena ia merupakan seorang Jebolan Universitas Nusantara (Uninus) Bandung Tahun 1988.

Saat diwawancarai Perak di ruang kerjanya Elin Kustini mengatakan, “Semenjak lulus dari Universitas Nusantara (Uninus) Tahun 1988, saya langsung jadi tenaga Pengajar di SMAS PGRI Garut dengan status Guru Honorer, dengan gaji ya begitulah, mungkin bapak/Ibu faham, apalagi di Era Tahun 90 han,” ujarnya sambil tertawa kecil.
Dia menambahkan, “Tapi dengan penuh kesabaran dan keuletan serta tekad dan tujuan saya ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, apapun kondisinya saya harus kuat dan bisa, Alhamdulillah akhirnya saya ikut tes PNS dan Alhamdulillah lulus, sehingga diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 1992,” terangnya.

Lanjut Elin, “Sebelum menjadi Kepala Sekolah, saya juga pernah menjadi wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, mungkin sudah menjadi Takdir dari Allah akhirnya saya diangkat menjadi Kepala Sekolah SMAS PGRI Garut, Pada Tahun 2007 silam, hingga hari ini tahun 2023,” tuturnya.

Baca Juga : Hadiri Giat Jalan Santai, Bupati KBB; “Infrastruktur Sudah Bagus Tinggal Kembangkan Potensi Usaha”

Masih menurut Elin, “Selama 38 tahun (1988-2023) bekerja sebagai Tenaga Pengajar, saya tidak pernah rotasi kesana kemari, sejak awal masuk hingga Purna Tugas November 2023 yang akan datang, saya tetap di SMAS PGRI Garut dan PR terbesar, yaitu belum bisa mendapatkan siswa sebanyak-banyaknya di setiap tahun PPDB, Padahal segala usaha dan upaya serta marketing secara Dor to Dor, baik ke tingkat SMP Negeri maupun Swasta, namun masih belum bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Harapannya, “Khusus kepada Kepala Sekolah SMAS PGRI Garut yang akan melanjutkan perjuangan saya, tolong jaga, rawat dan kembangkan ke arah lebih baik, karena SMAS PGRI Garut rumah kedua Kita,” pesannya.

Sambil berlinang air mata Kepsek SMAS PGRI Garut ini menyampaikan, “Saya atas nama pribadi, atas nama keluarga besar di rumah, kepada seluruh jajaran guru, seluruh siswa dan siswi yang saat ini masih belajar dan seluruh Alumnus SMAS PGRI Garut, dimanapun berada, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, jika selama saya menjadi tenaga pengajar/Guru di SMAS PGRI Garut banyak kesalahan dan kekhilafan, mohon untuk dimaafkan,” ucapnya.

Baca Juga : Apih Baraya Duduki Jabatan Penting di DPD Golkar Kabupaten Purwakarta

Ia mengatakan, “Khususnya kepada anak-anaku, siswa-siswi yang sedang belajar, teruslah belajar dan belajar raihlah cita-citamu setinggi langit, semoga kalian kelak menjadi manusia yang berguna bagi diri sendiri maupun orang tua, berguna bagi Agama Bangsa dan Negara, terlebih kepada Yayasan PGRI Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, saya ucapkan terimakasih, yang telah menaungi saya selama 38 tahun,” pungkasnya. (Herna)

source