Usai Membunuh di Hotel Mira, Pelaku Diringkus di Barabai

  • Whatsapp
Korban saat dievakuasi dari Hotel Mira.(foto:yon/koranbanjar.net)
Korban saat dievakuasi dari Hotel Mira.(foto:yon/koranbanjar.net)

Usai menghabisi nyawa teman kencannya yang terbaring di dalam toilet, pelaku keluar kamar 308, tepatnya depan pintu kamar untuk membersihkan air bercampur darah. Kemudian pelaku masuk kembali ke dalam kamar 308 untuk mencuci tangan dan mengambil barang miliknya, setelah itu kabur ke arah hulu sungai menggunakan taksi.

Beberapa saat setelah menghabisi YA di Hotel Mira kamar 308, tiba-tiba terdengar bunyi ketukan pintu dari luar kamar 308, ternyata petugas hotel yang sempat mendengar terjadinya keributan di dalam kamar pemuas nafsu remaja asal Kotabaru itu.

Muat Lebih

Pelaku membuka sedikit pintu kamar dan ditegur oleh petugas pembersih kamar tersebut, agar tidak ribut di dalam kamar. Remaja yang juga pelaku dugaan curanmor di Kotabaru ini menjawab dengan meminta maaf dan berjanji tidak ribut lagi.

Setelah kembali menutup pintu kamar, pelaku ke dalam toilet lagi untuk melihat keadaan korban dengan cara memegang tangan korban yang sudah dingin.

Usai melampiaskan nafsu bejat dan aksi pembunuhan itu, tanpa membuang waktu pelaku keluar kamar langsung kabur meninggalkan jasad korban yang tergelatak dengan kondisi mengenaskan.

Baca Juga : https://koranbanjar.net/kisah-lengkap-tewasnya-gadis-michat-di-hotel-mira-korban-sempat-dipalu/

Berakhirnya Pelarian Pelaku

Tidak sampai 24 jam, pelarian pelaku pembunuh sadis ini tercium jajaran Tim Gabungan Resmob Polda Kalsel berkoordinasi dengan Buser Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST)

Pelaku yang diketahui saat akan menuju Hulu Sungai, diringkus saat berada di sebuah taksi, tepatnya di Desa Kapar, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) sekitar pukul 20.30 WITA, Senin (28/12/2020) malam.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, SIK melalui PS Paur Subbag Humas Aipda Husaini, SE, MM kepada awak media membenarkan penangkapan atas terduga pelaku tersebut.

Pelaku dijerat pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia no 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Kemudian Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, ancaman hukuman 15 tahun penjara.(yon/sir)

Baca Juga : https://koranbanjar.net/hotel-mira-berdarah-gadis-14-tahun-meregang-nyawa-di-kamar-308/