UMK Bisa Peroleh Sertifikasi Halal Gratis

  • Whatsapp

BPJPH mempersilakan pelaku usaha dengan produk-produk dengan risiko sangat rendah untuk mendeklarasikan produknya halal tanpa harus memiliki sertifikasi halal.

JAKARTA, TandaPetik.com – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) dalam memperoleh sertifikasi halal.

“Bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memiliki omzet di bawah Rp 1 miliar dikenakan tarif 0 rupiah atau gratis. Selain itu, kami juga sudah memangkas durasi proses sertifikasi halal dari 117 hari menjadi 21 hari,” kata Menteri Agama Fachrul Razi seperti dikutip kemenag.go.id di Kantor Kemenag Jl Lapangan Banteng Barat No 3-4 Jakarta, Rabu (24/6).

Fachrul mengemukakan hal itu saat Rapat Koordinasi secara virtual yang dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Fachrul menjelaskan, subsidi silang diterapkan guna mendukung nol rupiah sertifikasi halal bagi UMK

“Usaha yang omzetnya di atas Rp 1 miliar mengsubsidi usaha di bawah Rp 1 miliar. Termasuk dengan melakulan relokasi anggaran di Kemenag dan BPJPH,” ujarnya.

Di hadapan peserta rapat koordinasi, Fachrul menjelaskan, bagi pelaku usaha dengan produk-produk dengan risiko sangat rendah, BPJPH mempersilakan untuk mendeklarasikan produknya halal tanpa harus memiliki sertifikasi halal.

“Misalnya penjual buah potong atau penjual gorengan. Khusus usaha kecil ini mereka bisa mendeklarasikan produk halalnya kepada masyarakat dan tidak pelu memiliki sertifikat,” tandas Menag.

“Sementara bagi pelaku usaha dengan risiko sedang dan tinggi tetap harus mengikuti ketentuan jaminan halal dari BPJPH. Terkait pemangkasan durasi sertifikasi halal, baik dalam negeri dan luar negeri, memang belum jalan karena kami masih menunggu omnibus law,” sambungnya.

Kepala BPJPH Sukoso mengatakan, jumlah pendaftaran sertifikasi pada periode 17 Oktober 2019 hingga 27 Mei 2020 tercatat 4.051 pelaku usaha. Dari jumlah ini, sebanyak 2.394 di antaranya (59 persen) adalah pelaku usaha UMK. (rva)

Pos terkait