Politik

Tahun Politik dan Mengintip Persiapan Jasa Percetakan

TandaPetik.Com – Ada kebiasaan ketika memasuki tahun politik, maka para kontestan baik Calon Legislatif (caleg), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Kepala Daerah, bahkan Presiden akan ramai-ramai membagikan produk-produk secara gratis. Ada yang berupa kartu nama, kalender, stiker, kaos, payung, kain sarung, dan masih banyak lainnya. Bahkan, juga janji-janji gratis. Khusus yang terakhir, tampaknya memang sudah menjadi keharusan untuk diberikan. Kalau tidak berjanji, apa dong yang bisa diharapkan kelak untuk ditagih jika mereka berhasil memenangkan suara rakyat?

Terlepas soal janji-janji, saya sebenarnya ingin menuliskan tentang pihak yang sangat berperan, dibutuhkan ketika memasuki tahun politik. Pastinya, bukan tentang tim sukses, bukan konsultan politik, bukan tim survey, tapi para penyedia jasa percetakan.

Jasa Percetakan Alat Promosi Kampanye

Saya rasa semua orang mahfum jika kampanye memerlukan alat promosi hasil dari produk percetakan. Kenyataan tersebut sangat disadari oleh para pelaku jasa percetakan dimanapun. Termasuk di Kalimantan Selatan tempat penulis saat ini numpang hidup bersama mertua yang baik hati.

Ngomongin soal jasa percetakan untuk alat promosi kampanye, bukan berarti semua percetakan laris manis. Sejauh pengetahuan penulis, faktor harga, kualitas dan relasi turut berperan serta di dalamnya. Jadi, wajar jika para pelaku jasa percetakan kemudian melakukan lobi-lobi. Bahkan, ada juga yang banting harga sampai 50% sebagai upaya “kapitalisasi” percetakan alat promosi kampanye. Apakah itu salah?

Strategi Percetakan Penyedia Jasa Promosi Kampanye

Bisnis apapun, ujung-ujungnya adalah mencari keuntungan. Demikian juga percetakan. Tahun politik adalah tahun bisnis para penyedia jasa percetakan. Seperti yang tadi saya singgung, peran relasi, harga, dan kualitas turut menentukan. Dari situ dapat diketahui, bahwa ada “peperangan” dalam bisnis percetakan di tahun politik. Jurus yang umumnya ampuh digunakan adalah, banting harga. Kenapa ampuh? Karena para kontestan politik secara umum juga ingin berhemat dalam memasok anggaran kampanyenya.

Meski harga cetak murah, beberapa hal yang patut diperhatikan adalah, sebaiknya tidak menurunkan terlalu jauh kualitas cetakan. Dengan kata lain, mentang-mentang harga murah, keuntungan tidak maksimal, tapi kualitas dijadikan pertaruhan. Contoh, hasil-hasil cetakan seperti kaos, kalender, spanduk, kartu nama dan lain-lain, kalau kualitasnya jelek, gambarnya buram, kan kasihan pelanggan. Padahal, gambar yang bersih, terang, kinclong adalah alat komunikasi kepada masyarakat luas.

Promosi Jasa Percetakan untuk Kontestan Politik

Ya, para percetakan yang menghasilkan produk-produk alat promosi kampanye juga perlu promosi. Jika tak percaya, lihat saja di jalan-jalan utama kota kalian, para pemilik usaha percetakan sudah mempromosikan jasa mereka untuk menarik perhatian para kontestan politik. Tak hanya cukup sampai di situ, mereka juga sudah jemput bola berpromosi di media sosial seperti facebook, twitter, dan instagram. Mereka sadar, tahun politik adalah tahunnya para pebisnis percetakan. Jika mereka terlambat, maka tidak akan kebagian jatah. Bayangkan, jika sudah mendapat kepercayaan kontestan politik, bahkan pihak partai politik langsung, tak sedikit pesanan kaos, banner, kalender yang akan mereka pesan. Artinya, duit, duit, duit.

Baca juga Artikel Berikut:
Tags

ardian

Saya adalah penggemar segala hal. Satu hal yang tidak saya gemari, berpikir!

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin