Tahun 2018 dan Beberapa Peristiwa Menggemparkan Mungkin Sulit Dilupakan

  • Whatsapp

TandaPetik.Com – Tahun 2018 sudah mendekati akhir, sebentar lagi juga merasakan tahun baru. Tentu banyak peristiwa, trending topik atau viral di tahun 2018 ini. Seperti halnya kepopuleran Nissa Sabyan, Ratna Sarumpaet atau tokoh lainnya yang masuk jeruji besi. Piala dunia dan Asian Games juga tidak ketinggalan dalam meramaikan kejadian peristiwa tahun ini. Dibalik itu semua tentu ada peristiwa yang mungkin selalu diingat masyarakat Indonesia nantinya beberapa peristiwa tersebut ada yang menggemparkan, meluluhkan hati, juga bikin geram bahkan rasanya ingin mati saja, eits tunggu dulu, emang kamu udah punya jodoh.

Peristiwa Gempa, Tsunami dan Jatuhnya Ribuan Korban di Donggala, Palu dan Lombok

Peristiwa ini tentu saja bikin kita sedih, tentu membuat Indonesia berderai air mata terutama para keluarga yang ditinggalkan. Pengorbanan tim relawan juga mengalirnya berbagai bantuan dana. Sempat kekurangannya bahan pokok setelah terjadi bencana. Sulitnya mengantarkan bahan makanan minuman. Harta dan keluarga entah kemana mencarinya, sampai-sampai rela berjalan berkilo-kilo meter jauhnya hanya demi mencari keluarga yang selamat. Bahkan sempat-sempatnya hoax yang menyebar terkait peristiwa bencana ini, geram sudah tentu melihat ada orang seperti ini. Perdebatan tidak kunjung usai demi hanya menjelaskan bagaimana peristiwa ini terjadi baik itu di media sosial atau di tempat yang tidak merasakannya peristiwa semacam ini. Rekaman demi rekaman kejadian peristiwa bencana nan hebat ini menghiasi laman media sosial. Sebulan pasca gempa, serangan penyakit mulai mengancam para korban yang selamat. Sorotan terhadap sempat hilangnya walikota dan wakil walikota palu dilakukan berbagai media. Kini, Donggala , Palu dan Lombok sudah berbenah, mereka orang hebat, kuat.

Peristiwa Jatuhnya JT-610, Seusai Gempa Air Mata Kembali Mengalir

Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang membuat semua orang tersentak, semua penumpang dan awak diduga tewas. Puing-puing pesawat berhamburan diatas air, kotak hitam yang sempat dicari telah ditemukan tim Basarnas meski harus ada korban  nyawa dari tim penyelaman. Peristiwa ini pun menjadi trending di dunia. Kepala Basarnas, Muhammad Syaugi haru bercampur tangis saat melakukan kongfrensi pers. Keluarga yang ditinggalkan pun tidak lupa menanyakan keluarga mereka, berharap semoga ada yang selamat. Pemilik Grup Lion Rusdi Kirana tidak luput dari sasaran protes keluarga korban dan menuntut maskapai singa tersebut untuk ganti rugi. Sempat viral sejenak, harga tiket pesawat Lion Air merosot sangat drastis. Upaya pencarian korban dan bagian lain pada kotak hitam, Cockpit Voice Recorder (CVR), pesawat Lion Air penerbangan JT610 masih terus dilakukan. Kita berharap semoga semua maskapai selalu memprioritaskan keamanan penumpangnya.

Hoax Ratna Sarumpaet, Capres Ikut-ikutan

Peristiwa kali ini sangat menggelitik sekaligus bikin geram, apalagi kalau bukan hoax yang disebar oleh Ratna Sarumpaet. Ibu dari artis kenamaan ini dikatakan habis dianiaya oleh orang misterius. Politikus bahkan sekelas capres pun harus ikut mengumumkan pemukulan ini, bahkan sampai mengecam aksi keterlaluan tersebut kepada seorang wanita paruh baya. Eh, ternyata, polisi kadung membongkar kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet, ingin lari keluar negeri langsung dicegat pihak kepolisian di Bandara, alasannya sih ingin menghadiri acara. Nasib naas memang harus dirasakan Ratna Sarumpaet, dia harus meminta maaf kepada seluruh penjuru negeri Indonesia. Melalui siaran persnya, Ratna mengaku itu semua cerita khayalan yang diberikan setan. “Itu hanya cerita khayalan yang diberikan setan mana ke saya dan berkembang,” ucapnya saat konferensi pers di kediamannya. Di media sosial pun, para netizen ada yang menjuluki dia sebagai ratu drama dan ibu hoax se-Indonesia.

Itulah tiga peristiwa yang membuat kita sangat-sangat harus sadar diri, kita bukan siapa, kita hanyalah manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain juga kita tidak bisa seenaknya melakukan kebohongan apalagi berkaitan dengan tindak kekerasan. Mari kita renungkan apakah kita sudah baik dalam tahun 2018 ini atau masih ada yang mesti diperbaiki, kejujuran sang ratu drama mengajarkan kita harus bertanggungjawab apa yang sudah kita lakukan. Jangan hanya bersembunyi dibalik ketiak orang kuat, sebab orang kuat ada lagi yang lebih kuat. Salam damai.

Pos terkait