Kesehatan

Suhu Arab Saudi Diprediksi 53 Derajat, Banyak Penyakit Mengintai

TandaPetik.Com – Musim haji telah mulai, banyak jemaah sudah mempersiapkan diri. Baik itu mental maupun fisik. Nah, kata Kementrian Kesehatan, di Arab Saudi memasuki musim panas dan diperkirakan suhu udaranya mencapai 53 derajat celsius. “Waduh! Bahaya dong bagi jamaah haji Indonesia?”

Sebelum beranjak, mari kita baca dulu. Katanya nih, orang lanjut usia memiliki resiko lebih besar terhadap masalah pernapasan akibat tingginya suhu di luar ruangan. Itu bukan hasil penelitian saya tapi dari Peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.

Penyakit mengintai Jamaah Haji saat suhu panas

Informasi lainnya yang sudah tersebar di internet, banyak penyakit diakibatkan dari suhu panas ini. Seperti Heat Cramps. Gejala yang biasa terjadi seperti kram, otot menjadi tegang dan suhu tubuh meningkat diatas normal.

Selain heat cramps, penyakit seperti heat syncope bisa terjadi jika jamaah tidak waspada. Gejalanya, denyut nadi menurun dan muka pucat.

Jemaah haji tentu banyak beraktivitas diluar ruangan, sehingga suhu 53 derajat tentu bisa membahayakan bagi jemaah. Penyakit kelelahan akibat kepanasan bisa saja dialami jamaah.

Kelelahan, kecemasan, tekanan darah menurun, denyut nadi melambat bahkan sampai mual dan muntah, itulah gejala penyakit heat exhausted.

Bukan hanya penyakit-penyakit tadi, ada juga penyakit paling parah jika berlama-lama di luar ruangan saat suhu panas. Heat stroke bisa saja menjadi boomerang bagi jemaah. Dilihat dari gejalanya seperti kejang-kejang, koma, sakit kepala dan kulit kering hingga basah. Tentu sangat bahaya bukan!

Tenang, Jemaah dibekali alat pelindung dari Kemenkes

Tulisan ini bukan untuk menakut-nakuti. Melalui situs resmi Kemenkes, mereka sudah menyiapkan 204.000 kacamata, 20.400 pasang sandal, 204.000 payung, 20.400 box masker, 204.000 tas, dan 20.400 penyemprot air (water spray). Penyiapan alat pelindung diri (APD) katanya dalam rangka mengurangi risiko kesehatan jemaah saat di Arab Saudi.

Nah, para jemaah harus tenang dan berdoa saja. Jaga kesehatan fisik dan mental. Kalau ada masalah langsung saja laporkan kepada tim kesehatan yang mendampingi.

Baca juga Artikel Berikut:
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin