Politik

Setelah Nama Cawapres 2019 Diumumkan, Gong Perang Cyber Pun Ditabuh

TandaPetik.Com – Meski pemilihan presiden dan wakilnya akan berlangsung 2019 mendatang, pertarungan partai politik di dunia maya tampaknya akan semakin memanas sejak Jokowi dan Prabowo mendeklarasikan pasangannya pada Kamis malam (9/8/2018). Berbagai artikel, jajak pendapat, berita-berita politik, bahkan meme sepertinya akan terus diproduksi untuk memenuhi beranda Facebook, linimasa, grup WA bahkan BBM.

Bagi Anda yang kadung “patah hati” dengan fenomena politik Indonesia, saya ingatkan bahwa kesalahan bukan pada layar ponsel atau komputer Anda, sebaiknya kurangi intensitas bermedia sosial jika tak ingin terganggu dengan konten-konten bermoduskan kampanye politik. Saya jamin, Anda tidak akan tahan! Dari apa? Tidak bermedia sosial atau dengan konten-konten politik yang kadar vulgarnya bersaing dengan konten pornografi. Namun tenang saja, diantara sekian banyak konten politik yang saya maksud, juga terdapat hal-hal lucu yang bisa menjadi sarana hiburan gratis. Contohnya meme cawapres 2019 berikut:

meme cawapres 2019

Kalau dipikir-pikir, memangnya kenapa kalau presiden kurus? Seperti halnya ketidaknyamanan ketika memiliki presiden jomlo? Meme di atas maksudnya mungkin sekadar ingin berkelakar. Jadi harap bersabar, komunitas orang kurus dan komunitas jomlo tidak perlu menanggapinya berlebihan secara anarkis.

Saya yakin pertanda gong perang cyber ini benar-benar telah ditabuh setelah menemui berbagai konten semacam di bawah ini:

Foto: Facebook/Bany Hilas

Saya hanya mengunggah beberapa contoh saja. Di luar sana Insya Allah lebih banyak. Tak hanya meme, tapi juga dalam bentuk video.

Perang cyber bukan rahasia umum lagi. Salah satu akibat hal ini terjadi karena orang Indonesia pecinta media sosial. Dengan kata lain, media sosial sangat potensial sebagai pasar pencitraan dengan cara menyebarkan isu, penggiringan opini dan lain-lain. Itu sebabnya di tahun-tahun politik, beranda media sosial Anda akan bekerja keras menampilkan pesan-pesan politik dari para simpatisan, atau dari kalangan “jamaah ikut-ikutan” demi mendapatkan ribuan Like dan Share, bahkan munculnya berbagai “akun siluman” untuk mengelabui jerat UU ITE.

Jika Bosan dengan Peperangan

Apa yang harus kita lakukan di era perang cyber? Kalau saya sih, santai saja. Jika Anda merasa tidak nyaman terkena imbas perang cyber padahal tidak mendukung kubu sana-sini dan dipaksa menonton peperangan mereka lewat media sosial, sebaiknya Anda paham mengoperasikan menu-menu yang tersedia di media sosial seperti Facebook, Instagram, WA dll. Tahu caranya menghapus pertemanan. Tahu caranya menghapus konten. Tahu caranya melaporkan konten yang tidak Anda sukai. Tahu caranya keluar dari grup. Bagaimana pun, Anda berhak melakukan semua itu.

Tags

harie insani putra

Penulis kambuhan. Kadang menulis dengan jurus mabuk.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin