Sosok

Prajurit TNI AU yang Punya Impian, Pengalaman dan Prestasi Gemilang

Impian Mengajak Keluarga Keliling Indonesia

TandaPetik.Com – Letnan Kolonel (Letkol) Penerbang Abdul Haris sudah seminggu meninggalkan jabatannya di Lanud Sjamsudin Noor. Digantikan oleh Kolonel Penerbang Riadi Widyoko. Mungkin tulisan ini terlalu terlambat untuk dibahas. Namun tidak ada salahnya. Sebab selalu ada pertanyaan tentang bagaimana nanti, bagaimana masa depan dan bagaimana akhirnya.

Sebagai perwira di TNI Angkatan Udara, Letkol Penerbang Haris selalu mesra dengan keluarganya. Mengajak jalan-jalan dan traveling bersama keluarga itu impiannya setelah pensiun nanti. Masih terlalu lama memang. Tapi impian itu selalu dimiliki manusia. Walau Letkol Haris selama bertugas di Lanud Sjamsudin Noor dan Lanud Balikpapan dia sudah bisa merasakan bagaimana eksostisnya Kalimantan.

Bidang olahraga jogging dan renang dijadikannya sebagai hobi, selain sehat dan murah juga menyenangkan. Mempunyai anak laki-laki berusia 12 tahun dan perempuan 7 tahun menjadikan Letkol Haris semakin bersemangat dalam tugas kedinasannya.

Semangat dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara sekaligus mewujudkan cita-cita untuk menjadi pilot/penerbang.
Itu ditunjukkannya saat berumur 18 tahun. Sejak lulus dari SMA langsung diterima menjadi taruna Akabri Udara (sekarang AAU) sampai sekarang dengan

dukungan orangtua saat mendaftar. Hingga saat ini, dukungan itu tidak berhenti mengalir dan menular ke anak dan istrinya.

Pengalaman penerbangan tidak terhitung lagi. Jenis pesawat yang sangat beragam. Mulai dari pesawat latih bermesin baling-baling sampai pesawat tempur TNI AU. Namun yang paling banyak jam terbangnya. Dia menggunakan pesawat tempur F-5 Tiger.

Sebagai penerbang pesawat tempur, pesawat F-5 Tiger, membuatnya kaya akan pengalaman tugas operasi dan latihan, baik di dalam negeri ataupun diluar negeri. Dia menceritakan,
salah satu yang paling berkesan dan cukup mendebarkan adalah pada saat melaksanakan tugas terbang dengan pesawat F-5 tiger ini. Waktu itu ada satu ekor burung yang cukup besar masuk ke dalam salah satu mesin pesawatnya. Sehingga mesin pesawat tersebut mati. Entah apa dibenak seorang Abdul Haris saat itu. Dia berhasil menangani permasalahan tersebut dengan baik. Berkat latihan yang cukup baik pada fasilitas simulator training.

Walaupun kondisi emergency tersebut cukup berbahaya, namun pesawat F-5 Tiger dapat dikontrolnya hingga landing di landasan dengan aman dan selamat.

Perjanlanan Letkol Penerbang Abdul Haris juga ditemani dengan beberapa prestasi yang diraihnya. Seperti berbagai misi operasi fly past dan juga prestasi dalam pendidikan dan latihan pada penugasan belajar pada Flying Instructors Course di Australia dan Fighter Weapons Instructors Course dengan RSAF di Pekanbaru.

Letkol Penerbang Abdul Haris mungkin hanya salah satu contoh prajurit yang dimiliki Negara Indonesia. Masih banyak Abdul Haris lainnya di TNI AU. Yang memiliki impian, pengalaman dan prestasi gemilang. Yang bisa membuat kita bangga dan aman akan negara Indonesia.

Tags

ardian

Saya adalah penggemar segala hal. Satu hal yang tidak saya gemari, berpikir!

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin