Percepat Pencairan NPHD di Daerah Pelaksana Pilkada

  • Whatsapp

Tito mengharapkan agenda nasional Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah dapat didukung oleh semua pihak. 

JAKARTA, TandaPetik.com –Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong kepala daerah penyelenggara pilkada segera mempercepat pencairan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Pasalnya, penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang sukses dan aman dari virus corona baru (COVID-19) ditentukan oleh berbagai faktor, tak terkecuali  ketersediaan anggaran yang memadai.

“Sumber anggaran selain dari dana yang sudah dicairkan sebelum penundaan, saya memohon kepada rekan-rekan kepala daerah, sisa anggaran yang sudah dihibahkan dalam naskah perjanjian, yang sudah dijanjikan untuk dihibahkan dalam naskah perjanjian ini, dicairkan juga kepada KPUD dan Bawaslu Daerah sehingga mereka memiliki kepastian dukungan anggaran, sehingga bisa menggulirkan kegiatannya,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada Serentak melalui video conference, Rabu (24/6).

Mendagri kembali mengumpulkan kepala daerah yang akan melaksanakan pilkada di 270 daerah untuk memastikan persiapan dan dukungan anggaran pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

“Hari ini saya melaksanakan video conference karena saya anggap rekan-rekan kepala daerah sebagai pimpinan daerah yang memiliki sumber daya dan memang memiliki kewajiban sesuai UU untuk menyiapkan anggaran pilkada daerah masing-masing,” kata Tito menegaskan.

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pendanaan Kegiatan Pilkada yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pengadaan peralatan protokol kesehatan, termasuk Alat Pelindung Diri (APD) untuk gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bisa dibiayai dari APBD melalui NPHD.

“Untuk melindungi penyelenggara, petugas pengamanan maupun masyarakat pemilih, maka KPU sudah menyampaikan daftar barang-barang yang harus diadakan yang harus diberikan kepada para penyelenggara, mulai dari masker, hand sanitizer, sarung tangan, sampai petugas yang mendatangi verifikasi pemutakhiran data kepada para pemilih yang khusus yang terkena COVID-19 maupun yang karantina dengan menggunakan APD, thermometer, dan lain-lain,” ujarnya.

Tito juga mengharapkan agenda nasional pesta demokrasi di 270 daerah ini dapat didukung oleh semua pihak. (rva)

Pos terkait