Tips dan Trik
Trending

Penting, Mengenali Susu Palsu atau Campuran, Jangan Terkecoh

TandaPetik.Com – Baru-baru ini kita dihebohkan dengan pemberitaan kalau susu kental manis (SKM) bukanlah susu.  Nah di sini penulis ingin mencoba berbagi tentang cara mengenali seperti apa susu palsu atau campuran.

Selain masalah SKM (Susu Kental Manis) yang dalam beberapa hari ini heboh, ada hal yang perlu kita perhatikan, yakni tentang susu palsu atau susu campuran.  Tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengenali seperti apa susu palsu atau campuran.

Susu mengandung unsur-unsur yang murni dan alami. Susu merupakan makanan alami yang keluar dari tetek hewan mamalia tanpa tambahan apapun yang keluar setelah mamalia tersebut melahirkan. Kandungan susu tersebut antara lain air (87,4%), karbohidrat (4,37%), Asam nitrat (3,5%), lemak (3,7%). Vitamin (A, D, E, K dan B Komplex), garam mineral (0,7%), gas (karbondioksida, nitrogen dan oksigen).

Cara Mengenali Susu Asli atau Campuran

Lantas bagaimana cara mengenali susu asli atau campuran? Berikut beberapa ciri susu palsu atau campuran yang disadur dari buku karangan Prof Dr Abdul Basith Muhammad as-Sayyid berjudul Pola Makan Rasulullah.  Di dalam buku tersebut Prof Abdul Basith memberikan petunjuk bagaimana mengenali susu yang palsu atau campuran.

  1. Warna

Hal pertama yang diperlukan dalam mengenali susu palsu atau campuran adalah dari segi warna.  “Warna alami susu adalah putih dan tidak bening.  Hal ini disebabkan oleh pantulan cahaya yang mengenai bagian-bagian terkecil yang tersebar dalam susu, seperti butiran-butiran lemak,” tulis Prof Abdul Basith.

Dia  menjelaskan, jika ditemukan warna yang tidak biasa pada susu, seperti warna biru, merah atau kuning maka hal tersebut menunjukkan adanya sesuatu yang tidak alami yang dalam kandungan susu.  Sehingga dia menyarankan agar tidak langsung untuk diminum begitu saja atau dijadikan sebagai campuran dalam membuat makanan.

  1. Aroma

“Susu alami memiliki aroma khusus yang tidak menusuk hidung tapi mudah sekali menyerap aroma,” ungkap Prof Abdul Basith. Di sini beliau menjelaskan, jika susu mengeluarkan bau yang aneh maka sudah menunjukkan kalau susu tersebut terkontaminasi.

“Terkadang, bau tidak alami ini disebabkan tempat atau wadah yang digunakan untuk susu tidak bersih,” jelasnya agar kita juga memperhatikan wadah atau tempat yang akan digunakan untuk menampung susu dalam kondisi bersih.

  1. Rasa

Menurut Prof Abdul Basith, rasa susu dipengaruhi campuran antara manis dan asin, sehingga rasanya pun menjadi sebuah perpaduan antara manis dan asin.  Dijelaskannya, rasa susu yang tidak alami seperti pahit, asin, lemak, basi dan amis.

Susu yang pahit disebabkan karena adanya sampah yang membusuk atau karena diakibatkan oleh tumbuhnya beberapa jenis mikroba di dalam susu tersebut.

Rasa asin pada susu biasanya ada pada susu yang diambil dari hewan yang sudah tua, atau yang diambil dari hewan yang terkena infeksi. Prof Abdul Basith menyarankan untuk tidak langsung mengonsumsi atau digunakan sebagai campuran makanan untuk susu yang berasa asin.

Untuk susu yang berbau busuk, beliau menyarankan untuk mencicipi susu tersebut karena dikhawatirkan sudah tercemar oleh penyakit yang kemungkinan bisa pindah ke tubuh manusia yang mengkonsumsi.  Menurut beliau, untuk menguji susu jenis ini cukup dengan menguji aromanya saja. Pengujian bisa dengan cara membuka tutu lalu dicium langsung di permukaan wadah tersebut, karena aroma akan mudah sekali menguap dari susu sehingga akan mudah untuk mengetahui kualitasnya.

  1. Kekentalan

Susu memiliki kekentalan yang lebih tinggi dari air.  Umumnya kohesitas ini akan berkurang apabila ditambah dengan air, atau kekurangan unsur minyak di dalamnya.

“Kohesitas pada susu juga berfungsi untuk mengetahui pemalsuan atau pencampuran pada susu dengan cara yang sederhana,” ungkap Prof Abdul Basith.

Nah di tengah hebohnya tentang SKM, ada perlunya juga memperhatikan kualitas susu sehingga dapat diketahui apakah palsu atau campuran. Ingat loh ini susu dari hewan (mamalia) seperti sapi atau kambing, jangan mikir susu-susu yang lain, tapi perlu juga sih memperhatikan apakah asli atau palsu untuk yang itu di tengah berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Begitulah, dilema tentang susu 🙂

Tags

Artikel Berkaitan

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin