fbpx
Ulasan

Penganut Bumi Datar Akan Berlayar Ke Ujung Bumi 2020

TandaPetik.Com – Sudah bukan rahasia lagi bahwa di dunia ini adalah sekelompok orang yang meyakini bahwa bentuk bumi itu datar. Sebut saja mereka adalah para penganut bumi datar.

Pendiri Indonesian Flat Earth Research

Pendiri Indonesian Flat Earth Research (IFER) Wahidin Amir sempat mengatakan luas lautan hanya sampai Antartika dan bumi dikelilingi tembok es Antartika. Namun, ia belum dapat memastikan kebenaran itu karena menyebut kawasan itu dijaga oleh tentara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Teori yang masuk akal itu cakram Byson, bumi berbentuk cakram dengan kutub utara sebagai pusatnya sedangkan kutub selatan merupakan dinding es di pinggiran bumi,” ujar Wahidin mengutip CNNIndonesia.com

Rencana Berlayar ke Antartika

Para penganut teori bumi datar yang tergabung secara internasional atau Flat Earth International Conference (FEIC) mengumumkan akan berlayar ke Antartika. Tujuannya adalah untuk melihat langsung “ujung Bumi” yang mereka yakini berupa dinding es raksasa bernama Antartika.

Seperti dilansir Kompas.Com, Pelayaran yang dijadwalkan tahun 2020 itu menjanjikan petualangan yang menyenangkan bagi seluruh partisipan karena dilengkapi dengan restoran, kolam renang dan ombak buatan. Ironisnya, kapal yang akan digunakan oleh FEIC, seperti kapal pada umumnya, akan menggunakan sistem navigasi yang berpatok pada prinsip bahwa Bumi itu bulat.

Bumi Itu Bulat atau Datar?

Dilansir dari The Guardian, Kamis (10/1/2019); Henk Keijer yang merupakan mantan kapten kapal selama 23 tahun dan kini pakar forensik kelautan untuk Robson Forensic mengatakan, kapal bernavigasi dengan prinsip bahwa Bumi itu bulat.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan sistem pemosisi global (GPS) sendiri telah membuktikan bahwa Bumi itu bulat, bukan datar. Pasalnya, untuk menentukan sebuah lokasi, GPS sebetulnya hanya memerlukan setidaknya tiga satelit. Namun dikarenakan bentuk bumi yang bulat, GPS pun menggunakan data dari 24 satelit yang mengorbit bumi untuk mengetahui semua informasi posisi dan navigasi di berbagai belahan dunia.

“Jika Bumi ini datar, hanya butuh tiga satelit untuk memberikan informasi ini ke semua orang. Tapi tiga tidak cukup karena Bumi itu bulat,” ujarnya.

Beberapa Alasan Kenapa Bumi itu Datar

  • Penganut bumi datar mengklaim bahwa Antartika adalah sebuah dinding es raksasa yang menjaga kita agar tidak jatuh. Jadi untuk mendukung teori Bumi datar, para penganut Bumi datar mengklaim tidak ada yang pernah melintasi benua es tersebut.
  • Penganut Bumi Datar menganggap bahwa Bumi tidak bergerak sama sekali.
  • Semua foto luar angkasa hasil edit Photoshop
  • Ada seorang YouTuber penganut Bumi datar bernama D. Marble yang mengatakan: “Kepada orang-orang yang percaya Bumi bulat, jika Bumi benar-benar bulat bagaimana bisa planet-planet antara Bumi dan Matahari dilihat pada malam hari.”

Pengikut Bumi Datar Bertambah

Terlepas apakah bumi itu datar atau bulat seperti yang selama ini diyakini banyak orang, salah seorang Akademisi dari Texas Tech University belum lama ini mewawancarai 30 orang yang menghadiri konferensi Bumi Datar di Amerika Serikat. Sebanyak 29 di antaranya dulu sempat yakin Bumi itu bulat, tapi berubah pikiran setelah melihat video konspirasi di YouTube.

Asheley Landrum, salah seorang peneliti, menyebutkan salah satu video YouTube tentang Bumi datar yang paling berpengaruh adalah “200 proofs Earth is not a spinning ball“. Video itu efektif karena menunjukkan beragam argumen bahwa Bumi berwujud datar.

Temukan Artikel Menarik Lainnya Melalui Topik di Bawah Ini:
Teknologi | Otomotif | Politik | Olahraga | Kesehatan | Esai | Cinta | Sosok | Tips & Trik | Traveling | Ulasan | Cerpen | Games
Hubungi Admin Tandapetik.com

Artikel Berkaitan