Pengamanan Arus Mudik 2025 KBB-Cimahi, TNI-Polri Siapkan 700 Personel

Photo of author

PERAKNEW.com – Sebanyak 700 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah diterjunkan untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto mengatakan, Operasi Ketupat 2025 di wilayah hukum Polres Cimahi, yakni di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, dimulai hari ini, 20 Maret sampai 8 April 2025.

“Di mana konsentrasi dalam proses operasi ini bertujuan agar terselenggaranya mudik, kemudian terselenggaranya keamanan kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah Ramadhan dan ibadah shalat Idul Fitri, serta melaksanakan pengamanan saat arus balik nanti,” kata Tri usai gelar pasukan di Kota Baru Parahyangan, Kamis (20/3/2025).

Personel yang disiapkan untuk Operasi Ketupat 2025 ini melibatkan TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Damkar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan pihak-pihak yang terkait lainnya selama pengamanan arus mudik.

Baca Juga : Sambut Idul Fitri Dengan Pelayanan Optimal, PLN Gelar Apel Pasukan di Garut Selatan

“Jumlah yang ikut terlibat, baik TNI-Polri dibantu oleh stakeholder lainnya, sebanyak kurang lebih 700 personel. Nantinya akan disebar di Pospam, ada juga di Posyan dan tempat-tempat rawan kemacetan serta kerawanan,” ujar Tri.

Sebanyak 700 personel ini ditugaskan untuk melakukan pengamanan dan mengurai titik-titik kemacetan yang terjadi selama arus mudik. Mereka ditempatkan di pos-pos yang didirikan tidak permanen di titik macet yang sudah dipetakan sebelumnya.

“Jumlahnya ada lima pos, terdiri dari Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan. Sementara pos terpadu ada di Simpang Padalarang. Setiap pos dilengkapi juga oleh Pemkot Cimahi maupun Pemkab Bandung Barat dengan personel BPBD atau dari Dinkes,” kata Tri.

Para pemudik diminta untuk memperhatikan kondisi fisik saat berkendara. Jika lelah, segera menepi dan beristirahat di tempat-tempat yang nyaman. “Bagi masyarakat yang melaksanakan mudik, jangan segan-segan untuk istirahat,” tuturnya.

Baca Juga : Tak Terima Haknya, Para Karyawan PT Trigarda Buana Sakti Ancam Lapor Ke Penegak Hukum

Lanjutnya, “Di setiap pos ada tempat untuk istirahat. Dari Dinkes juga ada cek kesehatan secara gratis,” ucap Tri. (Harold)

source