Pemda Diminta Gelar Simulasi Penyelenggaraan Pembelajaran

  • Whatsapp
pendaftaran sekolah 2019
Sumber: Net

Simulasi itu dinilai penting menyusul langkah pemerintah yang  menetapkan Tahun Ajaran Baru 2020/2021 pada Juli 2020 mendatang.

JAKARTA,tandapetik.com- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mulai menggelar simulasi-simulasi pada setiap tahapan pendidikan di setiap zona agar protokol kesehatan yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan lancar.

“Pendekatan daerah akan sangat spesifik. Walaupun dalam kesamaan warna zona hijau, namun karakteristik daerah akan sangat menentukan sebagai contoh daerah urban, daerah pedesaan, kepulauan tentu ada perbedaan yang harus diidentifikasi oleh tiap-tiap daerah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal dalam siaran pers Kemendagri yang diterima, Selasa (16/6).

Simulasi itu dinilai penting menyusul langkah pemerintah yang  menetapkan  Tahun Ajaran Baru 2020/2021 pada Juli 2020 mendatang. Pola pembelajaran pendidikan dibagi menurut empat zona sesuai yang ditetapkan Gugus Tugas Penanganan COVID-19.

Menurut Safrizal, pemda akan terus memonitor dan mengevaluasi warna zona yang sewaktu-waktu dapat berubah. Langkah ini meliputi pelaksanaan protokol kesehatan yang mengikutinya.

“Kegiatan belajar mengajar di setiap wilayah harus terus berkoordinasi dengan gugus tugas setempat dan dievaluasi setiap minggu, setiap dua minggu atau periode waktu tertentu, dijalankan dengan koordinasi yang ketat,” ujarnya.

Kemendagri, kata Safrizal melanjutkan, juga terus memantau perkembangan dan memberikan asistensi kepada pemda, khususnya terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di masa kedaruratan pandemi COVID-19 yang dapat digunakan untuk mendukung kesiapan satuan pendidikan. (rva)

Pos terkait