fbpx
Olahraga

Musprov Forki Kalsel IX, Sempat Mau Dicalonkan Kembali, Marudut : “Cukuplah Sudah Perjalanan Saya”

TandaPetik.Com – Dalam Musprov Forki Kalsel IX yang berlangsung di Ruang Berlian Hotel Dafam Syariah Banjarbaru, Sabtu (12/1/2019), Marudut Tampubolon SH MM MH sempat dicalonkan kembali untuk menjadi Ketua Umum Forki Kalimantan Selatan periode 2019-2023. Salah satu yang mendukung adalah  Forki Kotabaru, hal itu diutarakan Perwakilan mereka, M N Asikin Ngile SH MH.“Harapannya kedepan masih bersedia pak Marudut jadi (ketua) lagi , tapi bapak syahwatnya tidak ada lagi di Forki. Oleh itu semoga bersedia jadi pembina Forki,” ucap Asikin.

Ketika ditanya, Marudut memang tidak berkeinginan lagi untuk menjadi Ketua Umum. Menurutnya harus ada regenerasi selanjutnya untuk membawa Forki Kalsel lebih baik lagi.

“Itu kan keinginan mereka,  harus ada penyegaran, saya sudah nyatakan 1 tahun lalu tidak lagi berhasrat untuk menjadi ketum, kewajiban saya mencari agar bisa menyelamatkan perahu Forki ini,” ucap pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Sementara itu, perjalanan Marudut sebagai Ketua Umum Forki Kalimantan Selatan selama dua periode sudah berakhir. Dia menyatakan selama sembilan tahun memimpin Forki Kalsel hari dimana dia melepas jabatan sebagai ketua umum merasa benar-benar plong.

“Pecah sudah sesuban, harapan saya, cukuplah sudah perjalanan saya, berbeban ria bagi saya, saya menolak untuk itu (menjadi ketum lagi), ” ucapnya.

Dia mengucapkan terimakasih kepada pengurus Forki Kalsel telah membantunya selama bertugas menjadi pemimpin. “Sudah bisa apa yang Ulun lakukan, dari kecil sampai terbesar, sampai memasang matras, melap matras, kita datang bukan untuk dilayani, saya juga pernah berselisih pendapat dengan teman-teman, tapi kita semua tetap di keluarga besar karate,” ujarnya.

Terkait siapa yang bakal menjadi pengganti dirinya, dia berharap orang tersebut bisa perhatian terhadap olahraga karate. “Karena menyangkut karateka yang sudah berurat, berakar, memulai olahraga sejak kecil. Jadi persoalannya harus bisa menghayati, memahami jiwa karakter pengurus , ini bukan sembarangan olahraga,” tegasnya.

Dia juga mewanti-wanti, ketua Forki selanjutnya bukan hanya duduk manis atau sekadar memberikan dana segar tapi harus mengayomi. “Itu diperlukan, tidak hanya sekadar memimpin organisasi, memberikan dana, ada esensi lain, suasana kebatinan yang harus kita jaga,” tutupnya.

Temukan Artikel Menarik Lainnya Melalui Topik di Bawah Ini:
Teknologi | Otomotif | Politik | Olahraga | Kesehatan | Esai | Cinta | Sosok | Tips & Trik | Traveling | Ulasan | Cerpen | Games
Hubungi Admin Tandapetik.com

Artikel Berkaitan