Teknologi

Menyambut Jaringan 5G, Menengok Jaringan Data Dipelosok

Jaringan Data 5G di Indonesia untuk Siapa Sih?

TandaPetik.ComJaringan 5G Indonesia. Teknologi informasi terus berkembang. Modernisasi era digital atau digitalisasi pun marak dikerjakan.  Sebut saja, dulu ketika ingin menggunakan jasa ojek atau taxi, maka kita harus menyambangi terminal ojek terlebih dahulu atau menghubungi perusahaan taxi. Sekarang tidak lagi, sudah ada perusahaan Gojek dan Grab sebagai bentuk layanan versi digital.

Meskipun sebagian penyedia jasa ojek terminal masih eksis, era digital seakan tak tertolak. Banyak aplikasi berbasis online lain pun turut merayakan era digital. Seperti perusahaan surat kabar, toko online, bisnis online, iklan online, layanan online jual beli pulsa, buku, Perusahaan Air Minum (PAM), Hingga Perusahaan Listrik Negara (PLN) merke rata-rata sudah merambah aplikasi online. Termasuk cari pasangan online.

Menyambut Jaringan 5G, Jangan Lupakan Daerah Pelosok

Kaitannya dengan menyambut jaringan 5G yang kini dalam tahap pengembangan, dan bisa dipastikan akan menggantikan teknologi 4G yang saat ini sudah kita nikmati, lantas bagaimana dengan jaringan data di pelosok?

Momentum lebaran2018 kemarin, dimana komunikasi harusnya sudah bisa diandalkan menggunakan paket data 4G, faktanya masih mengalami kendala serius. Para kawan-kawan yang mudik, khususnya ke pelosok daerah, mengalami kesulitan komunikasi melalui paket data akibat jaringan buruk. Pesan-pesan yang dikirim via Whatsapp, Blackberry, atau media sosial semacam Facebook dan Twitter mengalami delay. Dikirim pagi, diterima siang, bahkan ada yang keesokan harinya. Ini kabar menyedihkan tentunya.

Segala hal tentang kehebatan 5G, yang konon kemungkinan menggunakan frekuensi 5 kali lebih tinggi yaitu dalam kisaran 30 GHz hingga 300 GHz tersebut, dengan dukungan berbagai jenis antena, beroperasi pada frekuensi menghubungkan lebih banyak perangkat ke internet, meminimalkan penundaan, dan memberikan kecepatan ultra-cepat, bisakah dinikmati masyarakat di pelosok? Sementara 4G saja susah masih susah diakses.

Jaringan 5G untuk Siapa?

Baiklah. Saya tahu jawaban retorisnya. Untuk masyarakat Indonesia. Tapi bukan itu yang saya harapkan. Justru saya berharap, dengan perkembangan jaringan data tersebut, permasalahan komunikasi data masyarakat di pelosok bisa diselesaikan.

Saya yakin, mereka juga ingin menikmati Youtube, ingin bermedia sosial, ingin nonton film yang disajikan Netflix, juga ingin menangkap peluang usaha ojek atau taxi online.

Saya pun sepakat jika jaringan data 5G mulai dirilis di Indonesia, yang konon katanya pada tahun 2018 atau 2019, akan membawa dampak positif terhadap perkembangan bisnis. Model bisnis-bisnis baru (Internet of Things) akan mudah dikembangkan dan diaplikasikan.

Tapi hanya satu hal yang ingin saya sampaikan, jangan lupakan normalisasi jaringan data di pelosok. Keunggulan jaringan data 5G jangan hanya untuk masyarakat perkotaan. Para vendor jaringan telekomunikasi data di Indonesia, seperti Indosat, XL Axiata, Telkomsel,dan lain-lain jika ada, saya berharap infrastruktur jaringan semakin membaik dengan hadirnya 5G nanti.

Tags

harie insani putra

Penulis kambuhan. Kadang menulis dengan jurus mabuk.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin