Kronologi Penusukan Wiranto, Identitas Pelaku Sudah diketahui

  • Whatsapp
Pelaku Penusukan Wiranto
Pelaku Penusukan Wiranto (istimewa)

JAKARTA, tandapetik.com – Kronologi penusukan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Wiranto telah diketahui pelakunya adalah salah seorang korban penggusuran Tol Medan-Binjai bernama Syahril Alamsyah alias Alam (31) asal Medan, menggunakan pisau sejenis kunai, Kamis, (20/20/2019).

Terjadinya penusukan saat Wiranto kunjungan kerja di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Muat Lebih

Identitas Penusukan Wiranto

Dikutip dari laman KPPIP, sebelum merantau, Alam pernah tinggal di Jalan Alfaka VI No 104, Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli, Medan. Sejak adanya penggusuran untuk pembangunan jalan tol Binjai-Medan, Alam pergi merantau.

Proyek tol Medan-Binjai merupakan bagian dari 8 ruas Trans Sumatera. Memiliki panjang sekitar 16 kilometer (Km).

Proyek tersebut bernilai investasi Rp 1,604 triliun dengan skema pendanaan penugasan BUMN. Penanggungjawab proyek ini ialah Hutama Karya.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi mengatakan, identitas pelaku masih dicari oleh polisi. Namun, dua pelaku sudah diamankan polisi. Satu laki-laki, satu perempuan.

“Iya betul (dua orang ditangkap),” kata Edy saat dihubungi merdeka.com.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar Pukul 11.30 WIB. Pelaku penusukan satu orang. Namun sebelum kejadian, pelaku datang ke lokasi bersama sang istri.

“Pelaku diduga sendiri, dia melakukan sendiri, tapi pada saat sebelum kejadian dia bersama istrinya berdua,” jelas Edy.

Kronologi Penusukan Wiranto

Melansir laman Merdeka.com, sebelum terjadi penusukan, Wiranto baru tiba di lokasi dalam rangka menghadiri acara pembekalan mahasiswa seperti yang dijelaskan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

“Peristiwa spontan. Ketika menuju mobil, ada masyarakat minta salaman. Beliau (Wiranto) menyalami, dalam waktu singkat seorang yang diduga pelaku langsung menusukkan benda tajam. Kapolsek ada di tempat alami luka di punggung. Wiranto juga alami luka di tubuh bagian depan,” tutur Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Pihak pengamanan yang saat itu bertugas sontak mendorong Wiranto agar jauh dari pelaku penusukan. Wiranto pun terjatuh ke tanah, namun sempat terluka kena benda tajam di perut bagian bawah. Pria pelaku penusukan langsung diamankan.

Selain itu, seorang Kapolsek juga sempat terkena tusuk ketika mengamankan.

“Begitu srek mau menyerang, diamankan. Terus nyerang lagi, Kapolsek (kena tusuk),” sambungnya.

“Beliau (Wiranto) diserang dua orang. Laki laki, dan pada saat balik kendaran pelaku menyerang. Kapolsek mengamankan (kena) ditusuk,” tutur Dedi.

Video Penangkapan Pelaku Penusukan Wiranto

Pos terkait