KPK Eksekusi Eks Sekda Dumai ke Rutan Pekanbaru

  • Whatsapp

JAKARTA, tandapetik.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi eks Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai dan Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis 2013-2015 M Nasir ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Pekanbaru. Kebijakan itu setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap.

“Jaksa Eksekusi KPK, Kamis (18/6), melaksanakan Putusan MA No 1636 K/Pid.Sus/2020/19 Mei 2020 Jo Pengadilan Tipikor pada PT Pekanbaru No 23/Pid.Sus/TPK/2019/PT PBR/13 November 2019, atas nama terpidana M Nasir,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat (19/6).

Berdasar putusan tersebut, terpidana M Nasir akan menjalani pidana penjara selama 10 tahun dan 6 bulan dikurangi selama berada dalam tahanan. Dia juga dihukum membayar denda pidana Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp 2 miliar.

“Jika tidak membayar, harta bendanya disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut. Apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, dipidana penjara selama 1 tahun,” ujarnya.

M Nasir telah dinyatakan bersalah, melakukan tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru, 28 Agustus 2019, menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap M Nasir.

Dia juga diwajibkaan membayar uang pengganti Rp 2 miliar. M Nasir bersama Direktur PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar diduga korupsi kegiatan peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis yang merugikan negara Rp 105 miliar.

Keduanya melakukan beberapa perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain maupun suatu korporasi pada Agustus 2012-Desember 2015 silam. Nasir pun memperkaya diri sebesar Rp 2 miliar, sementara Hobby Siregar Rp 40,8 miliar. (wnu)

Pos terkait