Kejari Surabaya Selamatkan Aset BRI Rp 13 Miliar

  • Whatsapp
Dok Kejaksaan

JAKARTA, tandapetik.com – Pandemi virus corona baru (COVID-19) tak menyurutkan kinerja Korps Adhyaksa. Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya berhasil menyelamatkan aset (keuangan negara) PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero, Tbk, Cabang Rajawali Surabaya.

Tim Jaksa Pengacara Negara Kejari Surabaya, Kamis (4/6) menandatangani akte cessie. Itu sebagai pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung RI No 1296K/Pdt/1998 dan No 2122K/Pdt/2014 secara sukarela oleh PT Indaco Group kepada PT BRI dihadapan Notaris Radina Lindawati.

Muat Lebih

Penandatanganan ini dihadiri Jaksa Pengacara Negara Kejari Surabaya selaku penerima kuasa dari PT BRI yang dipimpin Kajari Surabaya Anton Delianto bersama Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Normadi Elfajr. Selain itu didampingi Tim Jaksa Pengacara Negara di antaranya Galih Dewanty.

“Penyelamatan aset negara (Bank BRI) dengan pelaksanaan kewajiban (prestasi) melalui akta cassei secara sukarela ini, total Rp 13.635.592.726 sebagaimana termuat dalam kedua putusan MA,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Hari Setiyono di Jakarta, Rabu (17/6).

Berdasarkan informasi pihak Bank BRI, pelaksanaan putusan secara sukarela dengan cara cessie ini tonggak sejarah baru secara nasional di Surabaya. Itu karena untuk bank pemerintah yang belum pernah melakukan cessie hanya Bank BRI.

Jaksa Agung RI dan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara mengapresiasi keberhasilan tim JPN Kejari Surabaya dalam melakukan pendampingan dan bantuan hukum (legal assistance) sebagai kuasa pihak Bank BRI. Dengan begitu pihak Debitur sukarela melaksanakan kewajibannya melalui akta cassei tersebut.

Keberhasilan semacam ini patut menjadi contoh teladan yang baik bagi semua jajaran Korps Adhyaksa di tempat lainnya, khususnya JPN dari kejati atau kejari untuk bisa mencontoh dan dapat dijadikan study banding dalam menyelamatkan aset milik negara/daerah/BUMN/BUMD. (wnu)

Pos terkait