fbpx
Ulasan

Johan Supit: FORKI Banjarbaru tidak Kirim Perwakilan Agenda Peningkatan Wawasan, Ini Alasannya

TandaPetik.Com – Terkait rencana pelaksanaan peningkatan wawasan para pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Banjarbaru pada Maret 2019 ke Yogyakarta, hal tersebut dipertanyakan Ketua Harian FORKI Kota Banjarbaru, Johan Supit, SE., M.M.

Menurutnya, kegiatan yang mirip kegiatan studi banding ini tidak efektif dan memangkas banyak biaya dari kas masing-masing cabor, dalam hal ini adalah karate.

“Kegiatan semacam ini juga dilaksanakan tahun lalu, namun tidak ada laporan tertulis atau dipresentasikan hasil dari kegiatan tersebut di kepengurusan ketika kembali ke Banjarbaru,” ungkap Johan Supit kepada tandapetik.com

Johan Supit tidak meragukan kalau kegiatan semacam ini akan memberikan manfaat kepada para pengurus, namun ia mengharapkan, hasil dan manfaat dari perjalanan itu akan menjadi berguna apabila dilaporkan kepada pengurus lainnya.

“Untuk karate sendiri cuma satu orang. Jika pengetahuan atau hasil yang didapat tidak dipresentasikan kembali kepada pengurus FORKI di Banjarbaru, sama saja tidak memberikan manfaat di kepengurusan. Terlebih, biaya perjalanan memotong anggaran dana FORKI Banjarbaru.”

Terlepas dari itu, Johan Supit tidak sependapat dengan penggunaan anggaran. Menurutnya, saat ini cabor karate memerlukan banyak biaya untuk melaksanakan berbagai kegiatan termasuk pembinaan para atlet karate.

“Tugas pengurus adalah untuk membina para atlet dan FORKI sendiri memerlukan banyak biaya. Jika agenda tersebut dilaksanakan dan memotong anggaran FORKI, justru kegiatan tersebut sangat membebani FORKI Banjarbaru.”

Johan Supit yang akrab disapa Jou Supit ini pun menyarankan agar kegiatan apapun itu yang mengatasnamakan KONI Banjarbaru, sudah seharusnya menggunakan anggaran dana KONI, tidak memotong anggaran dana cabor.

“Saya akan dukung apabila dana kegiatan peningkatan wawasan menggunakan dana KONI Banjarbaru sendiri, tidak memotong anggaran cabor. Dan hasil dari keputusan rapat pengurus tertanggal 13 Maret 2019, FORKI Banjarbaru memutuskan tidak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan alasan tadi.”

Secara tegas Jou Supit juga menyatakan apabila pihak KONI Banjarbaru mengambil keputusan sendiri, misalnya tetap memberangkatkan seseorang atas nama FORKI Banjarbaru, maka Jou Supit menganggap hal tersebut telah menciderai semangat sportifitas yang seharusnya dijunjung tinggi organisasi olahraga semacam KONI.

“Saya tegaskan, selaku ketua harian FORKI Banjarbaru, dan telah mendengarkan pendapat dari para pengurus inti, bahwa FORKI Banjarbaru tidak akan mengirim anggota untuk mengikuti kegiatan tersebut dan tidak ada yang boleh menggantikan sebelum semuanya jelas,” ungkap tegas.

“Jika itu tetap dilakukan, mengambil anggaran FORKI Banjarbaru, maka ini sudah menciderai semangat sportifitas. Saya akan memprosesnya secara hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Temukan Artikel Menarik Lainnya Melalui Topik di Bawah Ini:
Teknologi | Otomotif | Politik | Olahraga | Kesehatan | Esai | Cinta | Sosok | Tips & Trik | Traveling | Ulasan | Cerpen | Games
Hubungi Admin Tandapetik.com

Artikel Berkaitan