Politik

Ganasnya Politik Partai ASU, Capresnya Sendiri Jadi Tumbal

TandaPetik.Com – Ibarat penyakit, potret pragmatis masyarakat Indonesia dalam menyikapi kinerja partai politik sejak tahun 2013 sudah demikian parah. Seringnya obral janji palsu demi meraih simpati saat kampanye mengakibatkan sebagian besar masyarakat ‘dicerdaskan’ oleh keadaan bobroknya kinerja partai politik.

Mendukung kepada siapa yang memberi uang dan mendukung kepada semua yang memberi uang adalah contoh konkrit kecerdasan yang tidak mereka dapatkan di bangku sekolah. Dan, barangkali itulah prestasi partai politik sebagai perannya dalam mencerdaskan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia. Selamat, ya!

Bagi Anda yang tidak setuju dengan tulisan di atas, maka tidak jadi masalah. Satu hal terpenting yang perlu Anda ketahui bahwa tulisan ini sepenuhnya gambaran dari pelem Indonesia, diperankan oleh orang-orang Indonesia dengan menggunakan setting Indonesia yang berjudul “Calo Presiden (CAPRES)”. Sudah nonton pelemnya belum? Saya harap Anda bukan orang yang termasuk alergi dengan ploduk-ploduk Endonesia, termasuk pelem. Stop nyinyirin Indonesia. NKRI harga mati! (hehehe).

Ulasan Pelem Calo Presiden

Saya berikan sedikit ulasan ringan tentang pelem Calo Presiden (capres) yang di dalamnya terdapat partai Anggaran Semuanya Untukmu (ASU). Film “Capres” menceritakan tentang seorang office boy bernama Hartono (diperankan oleh Dwi Sasono) yang dicalonkan oleh partai ASU tempat ia bekerja, menjadi calon presiden menggantikan Ketua Umum partai tersebut yang ditangkap oleh KPK.

Pencalonan Hartono yang office boy itu sebagai calon presiden hanya sebagai upaya menyelamatkan semua dana yang telah mereka terima dari sejumlah pejabat dan pengusaha. Soal menang atau kalah dalam pemilu yang akan dihadapi menjadi urusan belakangan. Dari sini saja sudah tergambarkan betapa buruknya perangai para petinggi Partai ASU yang cenderung mementingkan urusan pribadi.

Kenapa harus Hartono yang mereka pilih? Bukankah biasanya masih banyak kader partai yang hebat untuk bisa dicalonkan menjadi Presiden? Pertanyaan tersebut sebaiknya Anda simpan saja dulu dan mencari jawabannya sendiri dengan menonton pelemnya.

Tenang. Saya tidak meminta Anda pergi ke bioskop atau beli CD bajakan. Saya sudah menyediakan pelemnya langsung di bawah tulisan ini. Tinggal tonton saja. Saya jamin Anda akan tertawa sendiri mengingat pelem ini genrenya drama komedi.

Politik Partai ASU

Perkara intrik, tipu-tipu, bahkan jebakan kepada capresnya sendiri yang dilakukan oleh oknum partai barangkali hanya ada di pelem Calo Presiden saja. Dalam dunia realitas, entahlah. Sebaiknya Anda sendiri yang menjawabnya. Akh, sudahlah.

Dari pada pusing memikirkan partai politik, lebih baik kita menghibur diri dengan menonton pelem. Sediakan kuota yang besar biar aktifitas menonton pelem Anda tidak terganggu.

Baca juga Artikel Berikut:
Tags

harie insani putra

Penulis kambuhan. Kadang menulis dengan jurus mabuk.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin