Fauzan Ramon: “Saya Siap Memimpin KONI Banjarmasin”

  • Whatsapp
Fauzan Ramon Kandidat Koni Banjarmasin

TandaPetik.Com – 28 Desember 2018 mendatang bakal dilaksanakan pemilihan Ketua KONI Kota Banjarmasin. Beberapa kandidat calon ketua KONI Banjarmasin periode2018-2021 sudah terlihat, salah satunya adalah pengacara kondang H DR Fauzan Ramon SH, MH.

“Saya siap memimpin KONI Kota Banjarmasin,” ujarnya seperti dilansir koranbanjar.net, Sabtu (15/12/2018).

Banyak hal yang menjadi perhatian Fauzan Ramon terkait kondisi olahraga di Banjarmasin yang perlu dibenahi. Salah satunya mengenai prestasi atlet. Menurutnya selama ini pengurus KONI Banjarmasin belum sepenuhnya memperhatikan nasib atlet dan pelatih yang berprestasi.

“Para atlet dan pelatih yang berprestasi hanya diberikan janji – janji manis. Kalaupun dikasih bonus ya sudah. Nasib selanjutnya bagaimana tidak diperhatikan lagi,” ujarnya.

Jika terpilih, Fauzan berjanji akan memperhatikan nasib atlet dan pelatih. “Bukan hanya diberikan bonus, kami juga akan memberikan bimbingan dan pelatihan sesuai bakat yang dimiliki. Kami juga akan berikan modal usaha agar kehidupan atlet dan pelatih bisa sejahtera,” tambahnya.

Terkait pencalonannya menjadi Ketua KONI Banjarmasin periode mendatang, Fauzan optimis karena telah mendapat dukungan dari 25 cabang olahraga.

“Sudah 25 cabor menyatakan dukungan kepada saya, tentu ini membuat saya tambah bersemangat,” ungkapnya.

Dalam pemilihan Ketua KONI Kota Banjarmasin yang tinggal hitungan hari, Fauzan Ramon setidaknya akan beradu nasib dengan penantangnya yaitu Sidarta yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris KONI Kota Banjarmasin.

“Berapapun kandidat yang maju, saya siap hadapi. Namun yang saya tekankan di sini harus sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Fauzan mengingatkan, Ketua KONI tidak boleh merangkap jabatan. Pejabat struktural dan fungsional, anggota DPRD serta PNS karena tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 40 UU No: 3 Tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional.

“Juga tidak sesuai dengan Surat Edaran Mendagri No: 800/2398/SJ tanggal 26 Juni 2011 tentang rangkap jabatan yang menyatakan bahwa melarang kepala daerah, pejabat publik, termasuk wakil rakyat, maupun PNS rangkap jabatan pada organisasi olahraga seperti KONI dan pengurus induk olahraga lainnya,” tandasnya.

Pos terkait