DoctorSHARE Salurkan Paket Bantuan APD

  • Whatsapp

DoctorSHARE terpanggil untuk turut serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

JAKARTA, tandapetik.com – Yayasan Dokter Peduli atau doctorSHARE menyalurkan bantuan paket Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis.

Sasaran bantuan paket APD ditujukan pada fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit yang kesulitan APD. APD yang disalurkan berasal dari donasi para dermawan individu dan perusahaan, baik berupa barang maupun dana.

Berdasarkan laporan terbaru doctorSHARE, sebanyak 243 fasilitas kesehatan yang tersebar di 204 kabupaten dan kota telah menerima paket bantuan APD. Paket bantuan yang diberikan berisi hazmat, sepatu boots, pelindung wajah, kacamata, masker bedah, masker N95, sarung tangan, hand sanitizer, surgical gown, dan vitamin C.

Total APD yang telah disalurkan per Rabu (17/6) di antaranya 12.614 hazmat, 905 pasang sepatu boots, 2.705 pelindung wajah, 3.201 kacamata, 470 liter hand sanitizer, 50.570 masker bedah, 7.644 masker N95/KN95, 127.400 sarung tangan, 75 surgical gown, 156.430 vitamin C, dan 37.200 pcs hygiene set.

Sebagai organisasi yang fokus pada pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan, doctorSHARE terpanggil untuk turut serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Wakil Ketua Harian doctorSHARE, Tutuk Utomo Nuradhy menjelaskan aksi yang akan dilakukan guna membantu pemenuhan kebutuhan APD untuk tenaga medis.

“Aksi melawan Covid-19 yang dilakukan dengan menggalang donasi untuk pengadaan dan penyaluran APD bagi tenaga kesehatan dengan prioritas Rumah Sakit di luar DKI Jakarta. Hal ini dikarenakan persebaran Covid-19 sudah ke berbagai wilayah Indonesia dan akses mereka untuk mendapatkan APD sangat sulit,” katanya.

Tutuk menambahkan, sudah ada lebih dari 240 rumah sakit yang masuk dalam daftar penerima manfaat doctorSHARE. Prioritas rumah sakit yang akan dibantu adalah rumah sakit rujukan Covid-19, rumah sakit non-rujukan Covid-19 di daerah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), dan terakhir rumah sakit non-rujukan Covid-19 di daerah belum berstatus KLB.

Staf Penggalangan Dana doctorSHARE, Risa Praptono menambahkan, dalam aksi penanganan pandemik Covid- 19 doctorSHARE berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai mitra pemerintah dalam penanggulangan Covid-19. Para relawan doctorSHARE di daerah dimanfaatkan untuk mengumpulkan informasi kebutuhan APD.

“Dengan pelayanan medis berbasis relawan selama 10 tahun terakhir, doctorSHARE memanfaatkan jaringan relawan yang besar untuk aksi lawan Covid-19 ini. Informasi kebutuhan APD secara aktual diperbaharui dari ratusan relawan yang tersebar di Indonesia,” kata Risa.

Risa menjelaskan doctorSHARE turut menjalin kerja sama dengan swasta seperti Indika Foundation, Merck Indonesia, Indonesia Global Compact Nation, dan INSEAD dalam penghimpunan APD. Pengiriman APD ke berbagai daerah juga dibantu oleh perusahaan jasa pengiriman seperti SPIL, Tiki, dan JNE. doctorSHARE terus membuka kesempatan kepada semua pihak untuk bekerja sama.

“Program penyaluran APD ini akan terus berjalan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Uluran bantuan dan dukungan berbagai pihak masih kami butuhkan demi membantu memenuhi kebutuhan APD untuk tenaga medis,” ujar. (ari)

Pos terkait