Politik

Cuitan Retoris Fahri Hamzah dan Politik Akrobatik Amien Rais

TandaPetik.Com – Barangkali Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menganggap bahwa dia cukup paham tentang pemikiran Amien Rais yang belakangan ini kerap memicu kontroversial sehingga perlu memberikan penjelasan ke publik melalui akun twitternya. Tentang siapa Amien Rais, perjuangan yang telah dilakukan Amien Rais, bahkan hal-hal heroik yang telah dilakukan Amien Rais terhadap bangsa Indonesia ini. Lantas, apa maksud di balik semua itu?

Retorika sesuai penjelasan Wikipedia, adalah sebuah teknik pembujuk-rayuan secara persuasi untuk menghasilkan bujukan dengan melalui karakter pembicara, emosional atau argumen (logo).

Saya menganggap, cuitan Fahri Hamzah tentang Amien Rais sangatlah retoris, sebuah upaya Fahri Hamzah merayu publik di twitter agar Amien Rais kembali memiliki nilai tawar dengan cara mengembalikan posisi Amien Rais sebagai tokoh reformasi yang memiliki sejarah panjang tentang Indonesia, khususnya ketika melawan Orde Baru . Tujuannya pun sudah jelas, mendukung manuver Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang hendak maju ke dalam bursa calon presiden 2019.

Cuitan Fahri Hamzah di Akun Twitternya

Untuk mendapatkan pemahaman penuh, berikut saya tulis ulang cuitan dari akun twitter Fahri Hamzah.

  • Orang tidak paham siapa @ProfAmienRais . Apalagi orang2 kemarin sore yang Gak paham Indonesia dan perjuangan menjaganya dari keruntuhan. Beliau adalah legenda dalam reformasi. Terlalu mengerti tentang negeri ini. Tapi beliau guru besar bukan politisi. #BelajarMAR
  • Jangan tanya keberaniannya. Suatu masa di bawah rezim otoriter, yang lain diam atau berbisik dalam gelap tapi @ProfAmienRais tampil dan berbicara apa adanya, “Saatnya Suksesi kepemimpinan nasional, Sidang MPR sebaiknya tidak mencalonkan pak Harto, dll”. #BelajarMAR
  • Bagi kami angkatan 98, tidak ada tokoh sekuat @ProfAmienRais dalam melawan otoritarianisme dan bersuara menyampaikan kebenaran. Termasuk suara yang bersemayam di dada kami. Maka, beliau paling melegenda di antara banyak tokoh pergerakan. #BelajarMAR
  • Itulah @ProfAmienRais yang pemberani. Dan dia juga adalah guru besar ilmu politik dari sebuah kampus yang dahulu gandrung dengan kebebasan, UGM. Beliau terlalu tahu dengan apa yang terjadi. Apalagi sistem pemerintah baru. Beliau memimpin amandemen konstitusi. #BelajarMAR
  • Kalau @ProfAmienRais sering kritis kepada pemerintahan karena dia paham reformasi yang sekarang kita jalani. Beliau tahu kapasitas apa yang diperlukan untuk menggerakkan mesin demokrasi Indonesia yang canggih ini. Itu yg bikin beliau krisis. #BelajarMAR
  • Bagi @ProfAmienRais , mesin super canggih demokrasi Indonesia ini jika jika dikendarai orang yang punya kapasitas maka kita telah terbang jauh melampaui semua negara yang kita merdeka bersamaan; malaysia, Korsel, taiwan, RRT, dll. #BelajarMAR
  • Tapi malang nasib kita, bukannya pemimpin tambah canggih eh malah tambah amatir. Inilah fakta yang membuat @ProfAmienRais terus merasa harus terus bicara. Orang2 harus dibangunkan, kebenaran harus disampaikan seperti kata Rendra. #BelajarMAR
  • Jadi wajarlah kalau @ProfAmienRais yang lahir 26 April 1944 (74 tahun) didorong oleh banyak orang untuk maju lagi sebagai calon presiden. Toh Mahathir yang lahir 10 Juli 1925 (Jepang 93 tahun) baru Dilantik menjadi PM baru malaysia. Mereka berkawan. #BelajarMAR
  • Saya hanya berpikir bahwa memang 2019 kita harus persembahkan kepemimpinan yang memiliki kapasitas terbaik. Semoga dengan itu siapapun terpilih akan baik bagi ibu pertiwi. #BelajarMAR
  • Sebab jika kita ngotot dengan apa yang ada, padahal bahan bakunya sebagai pemimpin tidak ada maka rakyat seperti terpenjara dan tersandera harus memilih orang yang kapasitas tiada. #BelajarMAR
  • Terus terang, setekah Mahathir naik kembali, saya mendorong para senior untuk maju kembali; ibu mega, pak JK, bahkan Pak Habibie, dan yang masih memenuhi syarat sah-nya. Sebab syarat kapasitas dari mereka ada. #CalonBaru
  • Dan @ProfAmienRais telah mulai. Mari kita lihat selanjutnya apa yang terjadi. Semoga ini menjadi bagian dari berkah Ramadhan. Sekian.

Politik Akrobatik Amien Rais

Ketika tagar #2019gantipresiden ramai dibicarakan, ketika itu pula Amien Rais semakin frontal mengkritisi pemerintahan Jokowi. Banyak kalangan menilai bahwa Amien Rais bersikap demikian untuk memberikan dukungan kepada Prabowo untuk maju kembali melawan Joko Widodo.

Namun, segala sumpah serapah kasar yang sempat diucapkan Amien Rais kemarin itu, ternyata hanya jalan pintas untuk mencuri perhatian publik. Setelah dianggap sukses, tombol manuver politik akrobatik Amien Rais pun dijalankan.

Untuk menghindari kesan memaksakan diri, sudah tua, dan sekarang ini bukan lagi era kejayaannya, Amien Rais pun kemudian menceritakan kesuksesan Mahathir Mohamad, yang memenangi pemilihan umum dan terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia meski telah menginjak usia 92 tahun.

Tags

harie insani putra

Penulis kambuhan. Kadang menulis dengan jurus mabuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin