fbpx
GamesUlasan

Blokir Game PUBG Tunggu Kajian MUI

TandaPetik.ComWacana pemblokiran game PUBG masih menunggu kajian pihak MUI. Game baku tembak Player Unknown’s Battleground (PUBG) bergenre battle-royale ini memang mengandung konten kekerasan dan di Indonesia sendiri banyak peminatnya.

PBUG dan Insiden Penembakan

Game PUBG menjadi sorotan banyak pihak setelah terjadi insiden penembakan di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan 50 orang, beberapa waktu lalu.

Hal itu disebabkan karena aksi pelaku ketika memberondongkan peluru menggunakan kamera perekam di atas kepala, mirip dengan tampilan game baku tembak di PUBG.

Meski dalam manifesto yang disebarkan sebelum penembakan sang pelaku menyatakan melakukan aksi terornya bukan karena game Fortnite dan Spyro the Dragon 3. Lantas, teori pun beredar bahwa pelaku terinspirasi oleh gamebaku tembak PUBG.

Respon Beberapa Pihak

Melansir CNN Indonesia, seorang ulama Malaysia, Mufti Negri Sembilan Datuk Mohd Yusof Ahmad merespons penembakan itu dengan meminta pemerintah Malaysia untuk memblokir game PUBG.

Di lain pihak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat juga mewacanakan fatwa haram untuk game karya Brendan Greene tersebut. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga siap untuk melakukan pemblokiran apabila PUBG positif dinilai merusak gamer.

Menunggu Kajian MUI

Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan pihaknya akan memblokir PUBG apabila dinilai memang merusak para gamer.

Ia mengatakan permintaan pemblokiran harus dilalui oleh pengkajian terlebih dahulu oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah pemblokiran menurutnya dilakukan sebagai tindak lanjut permintaan pemblokiran game PUBG yang awalnya diwacanakan oleh MUI Jawa Barat.

“MUI lembaga independen, kalau memang dirasakan merusak, dikaji dulu dan silakan diajukan ke Kemkominfo. Kami siap menindak lanjuti permintaan pemblokirannya,” ujar Semuel.

Game PUBG untuk 18 Tahun ke Atas

Kemenkominfo sesungguhnya telah memiliki Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik.

Berdasarkan Pasal 8 Permen Kominfo Nomor 11 Tahun 2016, PUBG masuk klasifikasi game yang menunjukkan tindakan kekerasan dan hanya boleh dimainkan oleh pemain berusia 18 tahun ke atas. Semuel mengatakan PUBG telah diklasifikasikan sebagai game untuk pemain yang berusia 18 tahun ke atas.

Temukan Artikel Menarik Lainnya Melalui Topik di Bawah Ini:
Teknologi | Otomotif | Politik | Olahraga | Kesehatan | Esai | Cinta | Sosok | Tips & Trik | Traveling | Ulasan | Cerpen | Games
Hubungi Admin Tandapetik.com

Artikel Berkaitan