16 Pesan Guru Zuhdi yang Menyentuh Kalbu

  • Whatsapp
KH. Zuhdianoor atau Guru Zuhdi
KH. Zuhdianoor atau Guru Zuhdi

Banyak pesan atau kalimat hikmah yang pernah disampaikan ulama kharismatik asal Kota Banjarmasin, KH. Zuhdianoor atau Guru Zuhdi semasa hidup di dalam pengajian rutin maupun dalam kesehariannya. 16 pesan di antaranya sangat menyentuh kalbu dan patut direnungkan.

Tiga hari lalu, tepatnya Sabtu (02/04/2020) masyarakat Kalimantan Selatan digemparkan kabar duka yang datang dari keluarga besar Guru Zuhdi Banjarmasin. Dia dikabarkan telah wafat di Rumah Sakit Medistra Jakarta karena memiliki riwayat penyakit kelenjar getah bening.

Muat Lebih

Kepergian ulama yang dikenal salah seorang murid Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul ini membuat jutaan para pecinta ulama di Kalsel sangat kehilangan. Tak heran, berbagai kenangan yang berasal dari sosok Guru Zuhdi menimbulkan kerinduan yang mendalam. Di antaranya pesan atau kalimat hikmah yang pernah dia sampaikan semasa hidup, baik saat pengajian maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga ; https://koranbanjar.net/duka-tegal-habib-abdullah-al-atthas-berpulang-ke-rahmatullah/

Berikut 16 pesan atau kalimat hikmah dari mendiang Guru Zuhdi yang menyentuh kalbu dikutip dari sepintaskabar.blogspot.com.

Guru Zuhdi dilahirkan pada 5 Rajab atau 10 Februari 1972. Dia anak dari KH. Muhammad (Pimpinan Ponpes Al Falah setelah KH.Tsani). Orangtua Guru Zuhdi, yakni KH. Muhammad adalah sahabat Abah Guru Sekumpul (Muhammad Zaini Abdul Ghani) dan juga murid dari KH. Anang Sya’rani Arief. Diceritakan bahwa dulu Abah Guru pernah satu kelambu dengan KH. Muhammad.

Pertama kali membuka pengajian, jamaah Guru Zuhdimasih sedikit dan tidak seperti sekarang. Kitab yang diajarkan berasal dari catatan tangan di majelis Abah Guru Sekumpul di Komplek Ar Raudhah Martapura. Karena itulah para jemaah yang hadir di pengajiannya, selalu terkenang dan rindu dengan Abah Guru Sekumpul.

Selain itu cara Guru Zuhdi bermajlis, isi kajiannya serta gaya bicara dan penjelasan beliau mirip dengan Abah Guru Sekumpul. Begitu pula dengan penampilan dan surban yang dikenakan Guru Zuhdi juga menyerupai Guru Sekumpul.

Pesan Abah Guru Zuhdi

Adapun kalimat hikmah dari Guru Zuhdi :

1. Masalah boleh datang dalam kehidupan kita tapi pandanglah selalu kebaikan Allah jangan meniadakan kebaikan Allah, walaupun hidup susah tapi di mulut masih terucap alhamdulillah.

2. Barang siapa bisa melihat kisah Allah di dunia, maka bisa melihat zat Allah di akhirat, Barang siapa tidak bisa melihat kisah Allah di dunia maka tidak bisa melihat dan buta dari melihat zat Allah di akhirat.

3. Orang meminta dunia bukan untuk dunia tapi untuk ibadat, karena ibadat menjadikan orang jadi mulia, minta panjangkan umur bukan untuk dunia tapi untuk ibadat.

4. Bukan mati yang harus ditakuti tapi pengertian saat menghadapi mati, bahwa mati ini ridho Allah maka akan mudah saat menghadapi mati.

5. Jangan putus asa, Allah akan selalu mengampuni dosa hambaNya.

6. Orang putus asa adalah orang yang gagal dalam hidup, orang yang terus berjuang orang yang berhasil walaupun belum terlihat keberhasilan nya.

7. Selalu sangka baik kepada Allah. Obat Penawar untuk selalu menerima apapun dari Allah dengan selalu KHUSNUDZON ( sangka baik kepada Allah)

8. Apabila dapat rasa tidak punya kebaikan, maka selalu memandang kebaikan Allah maka itulah rasa yang benar, Dan saat memandang keadilan Allah, yang kita harapkan hanyalah rahmat Allah, tidak memandang pada amal ibadat dan kebaikan diri, hanya selalu mengharap rahmat Allah maka itulah rasa yang benar.

9. Orang yang selalu berkhusnuzon bersangka baik maka akan meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

10. Hidup jangan mencari pujian dan jangan merasa pantas dipuji. Apabila dihina jangan merasa hinaan itu tidak pantas buat kita tapi hinaan itu pantas buat kita kerena kita penuh dengan kekurangan.

11. Selalu belajar mengerti,belajar berkhusnozan, kita mampu memaafkan orang kerena kita punya pengertian, Seluas pengertian seluas itu pintu maaf, seluas pengertian seluas itu dalamnya perasaan.

12. Bila kita memandang akan diri maka pandanglah kekurangan kita, pandanglah dosa-dosa kita, Dan saat kita melakukan kebaikan, memandang kebaikan pada diri maka pandanglah ini Fadlun Minallah atau semua anugerah Allah.

Baca Juga ; https://koranbanjar.net/guru-zuhdi-wafat-uas-bila-dah-petang-bersiaplah-pulang-selamat-jalan-tuan-guru/

13. Orang yang asik memandang alam semesta maka terdinding dari Allah dan hanya meyakini akan Allah,tapi orang yang asik memandang kisah Allah di dalam alam semesta maka tidak terdinding dari Allah dan melihat Allah melihat kisah Allah melihat cerita Allah, orang yang masih terdinding tidak bisa melihat (kisah) Allah tapi meyakini akan Allah.

14. Orang yang menemani kita dan tahu kekurangan kita belum tentu masih mau berteman dengan kita tapi Allah tidak, Allah tetap menemani kita, Begitu pun akhlaknya Rasulullah sebagai mazharnya sifat Allah.

15. Berharap kepada Allah mati dalam perlawanan nafsu walau tidak berhasil tapi ada usaha.

16. Masuk rumah sakit bukan untuk sehat tapi untuk mencari ridho Allah. Sehingga masuk rumah sakit agar Allah senang kerena menjunjung perintah Allah, sehinngga saat tidak sembuh tidaklah sakit hati, Dan saat meninggal, maka meninggal dalam keadaan tidak berdosa, Dan meninggal dalam ridho Allah, Maka orang seperti ini diberi Allah kesempatan selalu memandang anugerah Allah.(*)

Pos terkait