Politik

Rebutan Jualan Surga, Antara Farhat Abbas dan Novel Bamukmin

TandaPetik.Com – Kondisi politik tanah air memanas. Entah, apakah ini bagian dari strategi kampanye atau bukan, sekadar meluapkan emosi atau lainnya, yang jelas kini beberapa pihak mulai rebutan jualan surga. Surga yang mana mereka maksud, surga seperti apa yang mereka tawarkan, berikut kutipan masuk surga yang diutarakan Farhat Abbas maupun Novel Bamukmin.

Ulah Farhat Abbas sempat ditegur Sekjen PKB Abdul Kadir Karding gara-gara pantun ‘pilih Jokowi masuk surga, pilih mereka masuk neraka’. Buntutnya, Farhat Abbas dilaporkan ke kepolisian oleh Advokat Senopati 08. Laporan itu pun ditanggapi Farhat sebagai tindakan kurang kerjaan. Ia menginginkan kata berbalas kata, pantun berbalas pantun, jangan tafsirkan surga yang setelah kematian.

“Kurang kerjaan aja itu orang, sebaiknya kata berbalas kata, pantun berbalas pantun, jangan tafsirkan surga yang setelah kematian,” ujar Farhat seperti yang dilansir detik.com, Selasa (18/9/2018).

Di lain pihak, Novel Bamukmin, Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 ketika menyampaikan doa dalam acara deklarasi ‘Perempuan Prabowo’, sebelum berdoa, Novel menyapa perempuan yang hadir dalam deklarasi.

“Bu, mau masuk surga? Pinta sama Allah, pinta sama Rasulullah, pinta sama Prabowo, pinta sama Sandiaga Uno. Betul? Takbir. Insyaallah masuk surga,” kata Novel.

Dalam kesempatan itu, Novel Bamukmin berbicara cukup panjang mengenai surga yang ia maksud.

“Yang di sono, yang konci bukan sama Farhat, bukan, di sini. Masa masuk surga sama pendukung penista agama. Betul nggak?” katanya.

“Kira-kira kalau ada orang penista agama masuk surga nggak? Ya nggak. Masa masuk surga pendukung penista agama. Ulamanye malah dikriminalisasi,” imbuh Novel.

Nah, sidang pembaca sekalian. Kalau Anda mau masuk surga, menurut saya, mintalah kepada Allah SWT. Jangan kepada Jokowi, juga jangan kepada Prabowo. Saya yakin narasi surga yang mereka ucapkan kali ini sifatnya hanya karena sedang dalam suasana politik. Besok-besok, mereka akan berucap hal yang lain. Besok-besok, bisa saja antara Farhat Abbas dan Novel Bamukmin saling klaim, kita orang bersaudara.

Tags

harie insani putra

Penulis kambuhan. Kadang menulis dengan jurus mabuk.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin