Esai

Para Pria Tak Perlu Lecehkan Wanita Pencinta Drama Korea

TandaPetik.ComIni alasan kenapa para pria tak harus lecehkan Wanita Pencinta Drama Korea. Drama Korea yang kemudian disingkat Drakor diam-diam merebut hati pemirsa televisi, khususnya para ibu-ibu muda. Saking terpesonanya dengan Drakor, para ibu-ibu muda ini tak segan ‘mendeklarasikan’ diri mereka sebagai Pelakor. Ya, Pencinta Lelaki Korea, bukan Perebut Laki Orang. Tapi bisa saja sih kalau ingin disinergikan alias bertransformasi menjadi Perebut Laki Orang Korea. πŸ™‚

Asal tahu saja, meski para ibu-ibu muda mulai berani mengakui diri sebagai Pencinta Lelaki Korea (Pelakor) akibat tergila-gila dengan drakor, itu biasa saja. Perilaku tersebut semacam akibat dari pembiasaan diri dan berpengaruh secara psikis. Seperti halnya anak-anak yang terpengaruh dan menirukan perilaku para tokoh di dalam kartun yang sering mereka tonton. Sekali lagi, sebatas kagum dengan para artis pria Korea, itu biasa. Asal tidak membanding-bandingkan dengan si suami. Bisa bahaya. Jangan sampai jadi berita, “Gara-gara suka nonton Drakor, Istri ini lecehkan suami.” Dan satu hal tak kalah pentingnya, jangan sampai ketika ‘duel’ di atas ranjang membayangkan si aktor Korea. Itu tak perlu, rasanya sama saja kok, wkkk

Mari kita bicarakan dari sudut pandang para pria, atau para suami. Apakah sampeyan, hai ibu-ibu muda, gak tahu kalau banyak para pria atau suami (gak semuanya lo) sudah dari dulu diam-diam menjadi Pecinta Wanita Korea. Bahkan lebih ekstrim. Gak percaya? Coba deh tanya ke suami Anda. Drama Korea jenis apa yang sering mereka tonton? Jadi, tak perlu berlebihan dalam berbangga hati sebagai Pelakor. Tak perlu bikin partai Pelakor, atau tak perlu rekrut orang seperti MLM untuk jadi anggota. Cukup tonton dan nikmati saja drama koreanya sambil melipat baju.

Di lain pihak, Anda sebagai pria, atau suami, tak usah berlebihan jika istri Anda menunjukkan gelagat mulai gandrung dengan Drama Korea. Mereka butuh hiburan setelah lelah menyiapkan sarapan. Lelah ketika usai mencuci pakaian. Lelah, lelah dan lelah. Tak usah ngomel-ngomel paket data sering habis gegara sering mengunduh film drama Korea. Sebenarnya, mereka butuh hiburan yang mungkin tak bisa Anda penuhi.

Kalau ingin dibicarakan lebih jauh, fenomena para ibu-ibu muda yang mulai terbius dengan Drama Korea sebenarnya memberikan dampak positif. Ayolah, jangan hanya memandang dari sudut negatifnya. Kalau Anda mau mencari dampak positif, apa pun itu, pasti ketemu kok. Mau tahu?

Dampak Positif Ibu-ibu Muda Menggilai Drama Korea

  • Tidak sibuk dengan Sosial Media
  • Sudah puas meski setiap hari hanya di rumah
  • Tidak menggubris gosip-gosip artis di televisi
  • Terhindar dari bahaya menggosip dengan para tetangga

Akh, sudahlah. Cukup sampai sini saja bahasan tentang Drakor dan Pelakor. Sebagai penutup, berikut alasan seorang ibu muda pencinta drakor ketika saya tanya.

“Mending nonton drakor ketimbang sinetron Indonesia yang semakin hari gak jelas,” ungkapnya nyinyir. Nah lo. Kalau begitu, selamat menyaksikan Drama Korea kesayangan Anda.

Baca juga Artikel Berikut:
Tags

harie insani putra

Penulis kambuhan. Kadang menulis dengan jurus mabuk.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin