Olahraga

Mengenal Bang Jasuk, Pemain Anyar Rekrutan Barito Putera

Katanya, Jasuk didatangkan Laskar Antasari (julukan Barito Putera) sebagai langkah untuk menutupi kekurangan di lini pertahanan kiri yang terlihat kurang maksimal

Di bursa transfer Liga 1 Indonesia 2018, PS Barito Putera mendatangkan Jasuk (Jajang Sukmara).  Jasuk dikontrak PS Barito sampai kompetesi Liga 1 2018 berakhir.  Jasuk didatangkan Laskar Antasari (julukan Barito Putera) sebagai langkah untuk menutupi kekurangan di lini pertahanan kiri yang terlihat kurang maksimal.

Manager Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, seperti dilansir laman web Liga Indonesia, mengharapkan dengan kehadiran Jasuk di PS Barito Putera dapat menambah kekuatan di lini pertahanan sebelah kiri Barito Putera.  Selain itu katanya, pihaknya juga masih sedang berburu pemain local untuk mengisi bek tengah.

Direkrutnya Jasuk dari klub asalnya PSMS Medan bukan tanpa alasan, Hasnuryadi mengatakan, langkah manajemen PS Barito Putera merekrut Jasuk mereupakan rekomendasi dari pelatih, Jacksen F Tiago yang melakukan hasil evaluasi terhadap pertahanan tim yang menunjukkan kalau di lini pertahanan kiri yang terlihat tidak maksimal.

Lantas seperti apakah Jasuk ini?, saya sebagai salah satu pendukung PS Barito Putera tentunya merasa penasaran dengan sosok baru di klub kebanggaan Banua ini.  Sedikit banyak, mungkin ini yang saya dapatkan dari hasil berselancar di dunianya mbah Google.

Sepertinya saya akan memanggil Jasuk ini sebagai Abang saja dalam tulisan ini.  Kenapa?, karena Abang yang ternyata berasal dari Bandung ini tidak jauh usianya dengan saya.  Abang Jasuk akan berumur 30 tahun pada 18 November nanti, yang berarti secara tanggal lahir dia dilahirkan pada tanggal 18 November 1988.  Ya beda tipis lah umur dia dengan saya yang lahir di awal-awal tahun 90an.  Bahkan secara umur, dia lebih muda dari kaka saya yang terakhir. Boleh ya bang, buat dipanggil abang?

Dari keterangan yang diberikan oleh Wikipedia, Abang Jajang ini katanya memiliki tinggi 174 meter.  Wah kalau disandingkan dengan abang, saya merasa sangat kerdil sekali, ya karena tinggi kita selisihnya hampir 20 cm.  Walau berat badan Bang Jasuk yang 65 kg, hampir beda tipis dengan berat badan saya.

Hemmm ternyata abang ini memang sudah niat banget untuk menjadi pemain bola professional, terbukti dari yang dikatakan om Google, katanya abang merupakan seorang alumni dari sekolah sepak bola Saint Prima yang merupakan anggota Persib Bandung.  Pantas aja abang memulai karir junior di Persib Bandung.

Terus di level senior, Abang memulainya dari Saint Prima (2007) ya?, itu sih lagi-lagi kata mbah Google.  Terus di 2008 gabung dengan Persib U-21, namun 2009-2011 sempat merantau bersama Madiun Putra.  Namun di 2011-2017 katanya balik ke Persib Bandung, sebelum akhirnya pada awal Liga 1 2018 abang hijrah ke Pulau Sumatera gabung bersama PSMS Medan.

Nah ternyata dalam kariernya di kompetesi Indonesia, Bang Jasuk bersama Persib pernah merasakan sebagai Juara Liga 1 2014, Juara Piala Presiden 2015 dan Runner Up Inter Island Cup 2014.  Bang Jasuk juga jarang mendapatkan ganjaran kartu kuning atau merah.  Dikutip dari Soccerway.com, semenjak musim 2011/2012 sampai 2018 Bang Jasuk hanya pernah mendapatkan 3 kartu kuning dan tidak pernah mendapatkan kartu merah.

Sebagai pemain belakang yang memiliki peran vital di pertahanan yang terkadang harus berbuat aksi “kekerasan” dalam mengamankan lini belakang tentunya sangat rentan sekali untuk melakukan pelanggaran dan berpotensi mendapatkan kartu kuning.  Namun, hal ini sepertinya tidak berlaku bagi Bang Jasuk, terbukti walau berposisi di lini pertahanan Bang Jasuk hanya pernah mendapatkan 2  kartu kuning yakni ketika bersama Persib di musim 2011/2012 dan 1 kali ketika bersama PSMS Medan di musim 2018.

Walau selama bersama Persib Bang Jasuk ini jarang dimainkan, selama 2011-2017 di Persib, Bang Jasuk hanya pernah merasakan 39 kali bermain dengan 15 kali masuk sebagai pemain pengganti yang berarti hanya 14 kali dia dimainkan sebagai starting XI selama bergabung dengan Persib Bandung (2011-2017).

Sekilas itulah apa yang saya dapatkan untuk menjawab rasa penasaran terhadap Bang Jasuk ini, kalau ada keliru dalam tulisan ini mohon diberikan koreksi.  Dan seandainya ada yang masih kurang dan perlu ditambahkan bisa disampaikan.

Kita doakan saja, semoga kehadiran Bang Jasuk di PS Barito Putera dapat memaksimalkan lini pertahanan tim yang selama ini dianggap kurang maksimal.  Dan, dapat membawa PS Barito menjadi Tim dari Kalimantan yang berjaya di Liga 1 Indonesia 2018.

Selamat Datang di Bumi Antasari Bang, Kami Himung Pian Datang.

 

 

 

 

Tags

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin