EsaiTeknologi

Mencetus Generasi Tik Tok-er Sejati

TandaPetik.Com – Mengapa pengguna aplikasi Tik Tok belakangan dipandang negatif oleh banyak masyarakat Indonesia? Dari mana stigma itu hadir, dan mengapa? Dari beberapa kawan, ketika saya menayakan hal demikian, saya mendapat jawaban kurang lebih seperti ini:

1) Karena tiktok bisa membuat orang bertingkah gila dengan jogetannya yang gak tau malu.

2) Membuat moralitas anak bangsa rusak karena tak jarang di aplikasi itu mereka mengumbar hal-hal yang tidak senonoh, seperti menangis karena putus cinta atau ketika kematian keluarga.

3) Karena tiktok aplikasi (saya tak biasa memakai kata-kata ini, tapi yaudahlah) goblok! Coba aja search di Playstore dengan keyword itu. Pasti dapat.

Menurut pendiri Tik Tok sendiri, sebenarnya aplikasi ini tidak dibuat untuk anak-anak di bawah 16 tahun, dan perusahaan akan menghentikan akun pengguna jika memang itu diperlukan.

Tapi, karena kemudian aplikasi ini telah sedemikian booming di negeri ini, membuat anak-anak, orang dewasa hingga lansia menjadi gila kecanduan olehnya. Maka, sebagai orang yang sok pinter selalu bersyukur (ini boong), saya akan berusaha membahas ini dengan cara yang berbeda—bukan dari betapa buruknya Tik Tok, melainkan dari sisi baiknya, dan mengapa kita perlu melestarikan anak-cucu ketururunan kita menjadi tiktoker sejati yang dapat membanggakan orangtua dan negara. Asyik.

Tiga Sisi Positif Aplikasi Tik Tok.

  • Membangun relasi antara teman sepergaulan

Anda tentu tahu bahwa di negara kita tercinta ini, mayoritas selalu lebih benar daripada minoritas. Maka begitu, jika anak Anda mempunyai teman-teman yang bermain tiktok, dan anak Anda sendiri tidak tahu menahu dengan aplikasi itu, maka cepatlah dowload-kan dia aplikasi itu di playstore. Ajarkan dia sebaik mungkin, dan usahakan agar teman-temannya tahu.

Dr. Simon Hammond meneliti hal ini selama tujuh bulan di empat pemukiman Inggris, penelitian itu kemudian dipublikasikan di British Journal of Social Work. Di sana, beliau mengatakan bahwa:

“Dalam studi ini, kami menemukan bukti bahwa dukungan emosional dari teman media sosial sangat penting bagi mereka. Membuat mereka merasa up to date dengan teman atau anggota keluarga lainnya, bisa memberikan rasa “nyambung” dan saling memiliki. Ada rasa malu dan memiliki aib saat mereka tidak memiliki teman di media sosial. Bagi kami, media sosial menjadi jendela untuk remaja sebelum menjadi dewasa dan lepas dari pengawasan”

Nah, pentingkan media sosial itu. Anda tentu tidak mau anak Anda merasa kesepian dalam kehidupannya. Dan Tiktok, aplikasi yang sedang ngetrend sekarang, adalah jawabannya.

  • Kreatif

Terlepas dari terlihat bodohnya seseorang ketika menggunakan aplikasi ini, Tik Tok menurut saya justru membuat anak harus berpikir kreatif. Ya, kreatif. Bagaimana tidak. Ada ratusan juta (ini perkiraan saya saja,sih) video tiktok yang menyebar di dunia ini. Nah, untuk tenar, setidaknya dalam lingkungan kecamatan saja, maka seseorang harus sekreatif mungkin membuat konten. Agar konten anak Anda bisa populer, maka Anda harus mendorongnya untuk meningkatkan daya kreatifnya. Nah, Hurlock, dalam buku Perkembangan Anak Usia Dini karangan Ahmad Susanto, berpendapat ada 8 faktor untuk meningkatkan kreativitas.

1) Waktu, usahakan jangan mengatur kegiatan anak sedemikian rupa sehingga mereka bebas untuk bermain dengan gagasan, konsep, lalu mencoba.

2) kesempatan menyendiri.

3) Dukungan.

4) Sarana, dalam perkara ini, Tiktok merupakan sarana anak Anda untuk mengasah kreativitas.

5) Lingkungan.

6) Orangtua tidak possesif.

7) Dididik secara demokratis.

8) Kesempatan.

  • Menghasilkan uang

Apakah Anda mengenal dengan seorang bocah tiga belas tahun bernama Bowo Alpenliebe? Dia ramai diperbincangkan selepas meet and great di Jakarta. Konon, acara itu berharga 80 ribu sampai 100 ribu per orang. Wow, banget gak tuh? Yah, terlepas dari cemoohan yang dia terima, bocah bernama asli Prabowo Mondardo ini patut dikasih apresiasi besar karena sanggup meraih untung di usia muda lewat hobinya.

Lalu, apakah Anda tidak tertarik untuk menjadikan anak Anda mendapatkan penghasilan seperti dia? O, Gusti. Di dunia ini, apa coba yang lebih penting selain uang?

Selain mendapatkan uang hasil meet and great, dengan ketenarannya Anda juga bisa jualan online loh. Wow, kan?

Nah, itu tadi tiga sisi positif aplikasi tiktok menurut  jomblo ngenes saya. Terlepas dari banyaknya yang tidak suka. Saya kira, aplikasi ini lebih seperti pisau. Pisau tak pernah salah jika membuat orang luka, sebab yang salah adalah orang yang menggunakan itu sendiri. Begitu juga Tiktok, yang salah bukan aplikasinya, melainkan cara berpikirnya. Kalau di tangan yang tepat dan dibimbing dengan benar, saya rasa aplikasi ini justru menambah daya kreatif anak dalam bergaul. Oalah, kok saya tiba-tiba ngomong bijak gini, yak. Yaudahlah, saya sebagai penulis hanya bisa mengajak Anda para pembaca. Terkhusus para orangtua dan yang bercita-cita jadi orangtua: Ayo. berikan anak Anda kesempatan bermain tiktok. Download sekarang di playstore dengan keyword Aplikasi Goblok. Pasti dapat!

Tags

Rafii Syihab

Mahasiswa biasa yang punya cita-cita jadi manusia.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin