Cinta

Kasus Nikah Muda, Ini Melecehkan Para Jomlo

TandaPetik.Com Pernikahan dini sepasang remaja unyu-unyu yang dilaksanakan di Desa Tungkap, Jalan Saka Permai, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan pada Jumat (13/7/2018) lalu menghebohkan banyak pihak. Termasuk saya, pasalnya sudah segede ini, belum juga nikah. Malah didahului remaja yang sudah mengenal berahi tersebut.

Kabarnya, pernikahan itu dilakukan oleh dua sejoli, yang cowok berusia 14 tahun dan si cewek berusia 15 tahun, pada malam sesudah salat Isya. Berdasarkan pengakuan nenek mereka sih, yang saya baca, mereka ini sering jalan berdua keluar malam, dan….karena ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka dinikahkanlah mereka berdua. Nikah! Bocah! Halal! What?

Dengan alasan semacam itu, nikahlah mereka berdua. Dan saya, yang konon katanya telah menjadi mahasiswa semester akhir ini, pacar saja tidak punya. Ohgod~

Beberapa teman saya, yang jahil, kemudian berceloteh gini:

“ini, loh, bocah aja sudah nikah, masa yang tua belum.”
“Yang tua kapan nihhh?”
“Situ udah punya niat kawin belum?”
Owalahhh……..

Apakah nikah muda semudah itu?

Saya kira, fenomena nikah muda ini menjadi semacam pelecehan terhadap kaum-kaum bujangan yang umurnya telah sampai pada usia “kawin”. Dan, sebagai seorang jomlo (dalam KBBI tulisannya emang jomlo) ada baiknya saya melakukan pembelaan terhadap pelecehan ini. Beginiii..

1. Kesulitan ekonomi
Bayangkan saja, apa jadinya jika Anda pada usia tiga belas tahun menikah, sedangkan Anda sendiri bukan keturunan horang kayah, mau ngelamar kerja gak diterima orang. Dan, jadilah hidup Anda melarat bersama istri/suami. Emang, sih, romantis. Tapi, apa mau kalian makan cinta doang tiap hari? Gak, kan?

2. Kehamilan tidak normal
Nah loh! Konon katanya, nikah muda bisa membuat kehamilan seseorang menjadi tidak normal, hal itu bisa mengakibatkan bahaya bagi ibu dan anak. Bahaya, sungguh bahaya. Selain itu juga, katanya, karena kondisi hormon yang belum stabil bisa saja membuka peluang besar terkena kanker serviks. Ough~

3. Depresi
Sebagai anak muda, tentu saja banyak hal-hal menarik yang belum Anda lakukan, bukan? Nah, jika sudah menikah, kemungkinan besar keseruan-keseruan itu akan berakhir. Anda harus mengorbankan masa muda karena mesti bekerja keras menghidupi keluarga! Lalu pada satu waktu, Anda tiba-tiba menyesal telah nikah muda. Pertengkaran sering terjadi. Kalian beruda depresi. Cerai. Bunuh diri. Mengerikan!

4. Kesulitan mencari pengganti
Ini yang bahaya dari semua yang bahaya. Bayangkan. Jika kelak Anda resmi bercerai dengan pasangan yang Anda nikahi pada usia 14 tahun itu. katakanlah misalnya Anda bercerai pada usia 17 tahun, lalu sebagai seorang duda/janda, Anda berusaha untuk move on dan mencari gebetan lain. Terus, oleh gebetan Anda, dia bilang Anda sudah tua. Dia gak sudi pacaran sama orang yang udah pernah kawin. Bekas!

Kan, Anda bisa jadi depresi lagi kalau gitu. Terus karena udah gak sanggup hidup sendiri, Anda coba dekati lagi mantan pasangan Anda, eh, taunya dia juga gak mau lagi sama Anda. Tambah depresi lah, kau. Bunuh diri lagi, kan..Tiga kali depresi, tiga kali bunuh diri. Kasian.

Tuhkan, mendingan gak usah deh nikah muda. Bahaya, sumpah. Tunggu udah tua aja, ya. Lagian, gak ada salahnya juga nikah tua, paling banter dicaci oleh orang-orang. hehehehe…sekian pembelaan dari saya, salah khilaf mohon maaf, salam jomlo :-*

Tags

Rafii Syihab

Mahasiswa biasa yang punya cita-cita jadi manusia.

2 Comments

  1. Nikah muda apa nikah dini nih?
    Nikah muda sih gak mengapa asal sudah sesuai dengan ketentuan agama dan negara yang salah satunya mengatur terkait umur si calon suami atau si calon istri. Kalau nikah dini, nah mungkin layak untuk sebutan atas kejadian pernikahan beberapa hari yg lalu.
    Menurut saya sih itu pernikahan memang di luar dari peraturan yg tertuang di undang-undang yg mana ada suatu aturan tentang umur dari kedua calon mempelai. Apa iya katanya pernikahannya tidak sah?

    1. Kayaknya kejadian beberapa hari lalu itu memang termasuk pernikahan muda yang terlalu dini, deh😂
      gatau. Masih simpang siur kabar tentanh sah apa tidaknya. Mungkin penghulunya perlu liat VAR baru bisa mastiin ijab qabul itu memang sah apa gk😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin