Olahraga

Jaga Botolmu, Jangan Sampai 50 Juta Melayang Dari Klub Kesayangan

Barito Putera untuk pertama kalinya mendapatkan sanksi dari komisi disiplin (Komdis) PSSI.  Barito Putera dikenakan sanksi membayar denda sebesar Rp 50 juta sesuai surat dari PSSI bernomor 093/L1/SK/KD-PSSI/VII/2018.  Denda sebesar Rp 50 juta harus dibayar Barito Putera akibat adanya aksi pelemparan botol yang dilakukan oleh oknum supporter Barito Putera saat pertandingan yang dilaksanakan pada 11 Juli 2018 kala Barito Putera menjamu Arema Malang, di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

Sanksi denda ini harus diterima oleh Barito Putera berdasar pada hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada tanggal 25 Juli 2018.  Namun, dari hasil sidang tertanggal 25 Juli 2018 tersebut, Komdis PSSI tidak hanya memberikan sanksi kepada Barito Putera, namun ada beberapa klub yang mendapatkan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan.

Perseru Serui juga mendapatkan sanksi denda Rp 50 juta karena melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan.  Kejadian pelemparan botol dilakukan oleh supporter mereka pada pertandingan Perseru Serui menjamu Persib Bandung pada tanggal 12 Juli 2018.

PSMS Medan juga mendapatkan sanksi denda sebesar Rp 120 juta.  Denda ini harus mereka bayar lantaran pada pertandingan menjamu Persipura Jayapura pada tanggal 12 Juli 2018, juga terjadi pelemparan botol ke dalam lapangan dan penyalaan flare yang dilakukan oleh supporter mereka.

Bali United juga harus membayar denda sebesar Rp 40 juta akibat adanya pengibaran dua spanduk yang berisi hinaan kepada tim Bhayangkara FC pada pertandingan yang dilaksanakan tanggal 21 Juli 2018.  Tim terakhir yang mendapat sanksi sesuai sidang Komdis PSSI pada tanggal 25 Juli 2018 adalah Persiwa Wamena yang berlaga di Liga 2 2018.  Mereka harus membayar denda sebesar Rp 30 juta menyusul adanya 6 kartu kuning yang mereka dapatkan kala melawan PSIM Jogja pada tanggal 16 Juli 2018.

Sanksi berupa denda yang harus dibayar oleh klub seperti hasil sidang komdis PSSI 25 Juli, kebanyakan diakibatkan oleh oknum supporter yang melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan.  Barito Putera yang sebelumnya belum pernah mendapatkan sanksi denda di Liga 1, harus menerima sanksi akibat olah oknum supporter yang melakukan pelemparan botol pada saat pertandingan Barito Putera menjamu Arema di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

Kalau tindakan pelemparan botol ke dalam lapangan ini terus dilakukan oleh oknum supporter, tentunya akan merugikan klub yang dibela.  Bagaimana tidak, jika terjadi pelemparan botol ke dalam lapangan yang sampai menjadi bentuk pelanggaran maka setidaknya Rp 50 juta harus dikeluarkan oleh manajemen klub untuk membayar denda, bayangkan kalau ini terus terjadi dalam setiap pertandingan?.

Apalagi sampai hal-hal pelanggaran lain, tentunya sanksi akan semakin besar.  PSMS Medan harus membayar Rp 120 juta karena adanya tindakan oknum supporter yang melempar botol ke dalam lapangan dan ditambah penyalaan flare.

Mendukung dan menonton pertandingan klub kesayangan harusnya dibarengi dengan pengetahuan apa-apa saja hal-hal yang dilarang untuk dilakukan ketika menonton sepak bola supaya bisa menjadi penonton yang bijak.  Jangan sampai apa yang dilakukan merugikan klub yang didukung dan bahkan merugikan diri sendiri atau orang lain.

Dan, jangan sampai muncul sebuah peraturan yang membuat anda dan pendukung lain menjadi kehausan ketika menyaksikan laga klub kesayangan anda.  Coba anda bayangkan, seandainya akibat seringnya pelemparan botol ke dalam lapangan sering terjadi saat pertandingan, terus Komdis PSSI mengeluarkan aturan dilarang membawa minuman ke dalam stadion karena berpotensi dilempar ke dalam lapangan?, apa tidak repot, anda dan pendukung lain harus menahan haus selama menonton pertandingan?

Marilah kita menjadi penonton yang bijak, jangan sampai melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri anda dan orang lain, juga klub yang anda dukung.  Mari Jadi Pendukung dan Penonton yang Bijak.

Tags

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin