Cinta
Trending

Hidup Aliran Jombloisme, Merdeka!

Dia pun sanggup menderita dan berkorban apa saja demi yang dicintai

TandaPetik.Com – Adakah di dunia ini orang yang tak pernah jatuh cinta? Hmm…Rasa-rasanya mustahil ada orang macam begitu. Sebab, cinta adalah satu perasaan paling ajaib yang hadir begitu saja, kita tak perlu belajar teori-teori cinta dari para pakar dunia untuk merasakan perasaan yang begitu agung itu.

Namun, di sini, saya ingin sedikit berbagi tentang satu paham yang dianut oleh saya sebagian jomblo di dunia.

Cuss..

Mengacu pada surat ensiklik pertama dari Paus Benekdiktus XVI yang berjudul Deus Caritas est (Dce)- God Is Love, ada tiga kata yang digunakan oran-orang Yunani untuk mengungkapkan apa itu cinta. Pertama, eros. Kedua, philia. Ketiga, agape.

Eros adalah cinta yang tak memberikan penghargaan apa pun terhadap orang yang dicintainya. Orang-orang yang mencintai dengan ‘gaya’ eros ini punya ketertarikan terhadap fisik dan hanya mencintai demi kepuasan diri sendiri. Cinta ini punya dasar hawa nafsu dan rasa ingin memiliki.

Philia adalah cinta yang bersifat relasional. Orang lain dilihat sebagai seseorang yang memiliki keunikan tersendiri. Cinta ini terbuka dan tidak dibatasi oleh jenis kelamin, sebab cinta ini lebih karena persahabatan.

Dan terakhir…..

Agape, merupakan cinta yang punya derajat paling tinggi di antara ketiganya. Cinta ini tidak melihat seseorang dari luar, masa bodoh jika orang yang dicintainya cantik, jelek, tampan atau tidak sama sekali. Dia melihat seseorang bukan sebagai orang lain, melainkan bagian dari dirinya sendiri. Dia pun sanggup menderita dan berkorban apa saja demi yang dicintai.

Cinta ini sangat istimewa sebab ia melampaui segala hal yang membatasi seseorang dengan yang lain semisal perbedaan agama, ras, suku, budaya, negara, dan perbedaan calon pilihan presiden sekali pun dapat ia tembus dengan tulus.

Jenis cinta yang terakhir inilah yang kerap menonjol dari sebagian umat manusia ngenes jomblo. Cinta adalah sesuatu yang kudus. Suci dari segala macam perbedaan. Suci dari segala macam tuntutan dan rasa ingin memiliki. Cinta yang cinta, dalam aliran Jomblonisme ini, adalah cinta yang membebaskan dan tak menuntut apa pun pada seseorang. Mereka tidak memenjarakan orang yang dicintainya dengan satu ikatan yang mengekang.

Biasanya, orang-orang dari aliran ini akan berkata begini:

“Tak peduli kamu cinta saya atau tidak, yang jelas, saya cinta kamu. Silakan saja kalau kamu mau sama orang lain, mau pacaran sama orang lain, mau malam mingguan sama orang lain, mau kawin dengan orang lain. Silakan. Saya hanya cinta kamu, tanpa peduli apakah kamu mau menjadi kekasihku atau bukan.”

Itulah mengapa mereka hidup menjomblo. Serius.

Dan, terlepas dari segala caci maki terhadap kaum-kaum jomblo yang kalau malam minggu cuma sendiri, orang-orang dari aliran ini (seperti saya) mestilah diberi penghargaan setinggi langit.

So, wahai kalian yang selama ini hidup sebagai jomblo, yang kalau nembek cewek gak pernah diterima meski sudah ratusan kali mencoba. Ayo, gabung ke aliran jombloisme ini, ikhlaskan orang yang kamu cintai. Kalau dia gak mau sama kamu. Yaudah, ikhlaskan. Ikhlaskan..ikhlaskaannn…. 🙁

Ditulis berdasarkan pembelaan diri.

Baca juga Artikel Berikut:
Tags

Rafii Syihab

Mahasiswa biasa yang punya cita-cita jadi manusia.

Artikel Berkaitan

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin