EsaiTeknologi
Trending

Gara-gara Fitur Instagram “Ask Me a Question”, Malah Jadi Ribut

TandaPetik.Com – Beberapa hari ini saya sering menemukan adanya perdebatan pemahaman teman-teman tentang penggunaan fitur baru instagram, Ask Me a Question”.  Perdebatan terjadi terkait penggunaan fitur ini, ada yang beranggapan fitur ini digunakan untuk ber-“tanya” kepada followers, namun ada pula yang beranggapan fitur ini digunakan untuk men-“jawab” beragam pertanyaan yang diberikan oleh para followers.

Di satu sisi yang menemukan adanya tulisan dari seorang teman yang panjang lebar menjelaskan kalau fitur ini digunakan untuk memberikan pertanyaan kepada teman-teman di Instagram.  Pertanyaan itu bisa tentang apa saja, misal “Dimanakah Tambal ban terdekat di sekitaran kampus A”.  Nah selanjutnya para followers yang baik hati akan memberikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut.

Di sisi lain, ada pula teman yang beranggapan kalau fitur ini berguna untuk men-jawab segala pertanyaan dari followers, misal followers nanya ke kita “Kapan Nikah?”, terus kita yang jawab “Hari Minggu, tapi minggunya kapan”, terus capture untuk ditindaklanjuti ditampilkan di Snapgram.

Perbedaan ini tentunya menjadi sebuah polemik tersendiri di kalangan pengguna Instagram.  Namun ada pula yang tidak terlalu menanggapi hal ini, apakah fitur ini untuk bertanya atau menjawab. Kalau tidak salah begini tanggapannya, “tidak perlu mempermasalahkan fitur ini untuk bertanya atau menjawab, tapi coba ingat kembali dari dulu Instagram hadir apakah digunakan untuk Endorse? Tinggal kepada kita untuk apa penggunaannya selama hal tersebut masih baik”, kurang lebih seperti itu yang saya tangkap.

Maksudnya mungkin fitur ini terserah mau digunakan untuk apa, sah-sah saja selama itu masih dalam kategori hal-hal yang tidak melanggar norma. Toh, Instagram waktu muncul bukan bertujuan digunakan untuk Endorse, tapi tidak jadi masalah.

Benar juga ya, jadi tidak usahlah terlalu dijadikan polemik fitur “Ask Me a Question” ini, entah mau bertanya atau minta ditanya yang pasti “Instagram hadir bukan untuk Endorse”. Pastinya saya yakin golongan “Kalian mau tanya apa” fitur ini, tidak akan mau membawa pertanyaan ini ketika masuk di kelas perkuliahan, bagaimana mau ngomong kayak gitu, wong dia aja cari tempat duduk yang tersembunyi dari dosen untuk menghindari “dikasih pertanyaan” dari dosen.

Tags

Artikel Berkaitan

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin