Ulasan

Deg-degan, Melihat Ujian Kenaikan Tingkat Karateka BKC Kalimantan Selatan

TandaPetik.Com – Jujur, saya baru kali pertama melihat ujian kenaikan tingkat para karateka, ujian ini dilangsungkan di Gor Rudi Resnawan Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (12/08/2018). Memang, kalau kaliah sudah melihat ujian kenaikan tingkat, ya ini biasa saja. Tidak ada istimewa sih, kecuali tatapan teman saya dengan seorang karateka wanita, ciee.

Melihat ujian yang dilaksanakan Bandung Karate Club (BKC) Kalimantan Selatan ini memang membuat saya tertarik, suatu hari nanti ingin mengajak anak saya ikut latihan karate. Bagaimana tidak tertarik, mereka diajarkan sopan dan santun dalam menimba ilmu, tidak melulu diajarkan bagaimana menangkis serangan, melontarkan serangan, mental dalam bertanding pun tidak luput diajarkan dalam ujian kenaikan tingkat ini, saya tidak tahu perguruan karate lainnya, yang jelas di BKC diajarkan ini.

Sekitar 200 orang karateka bersabuk putih, kuning, hijau, biru dan coklat asik mengikuti ujian kenaikan tingkat ini, orangtua mereka turut ikut mendampingi. Ada satu wanita yang menarik perhatian teman saya, ups. Sembari menelinga, para karateka mengatakan nama wanita itu, ya, namanya Yuana. Diketahui, dia menjadi karateka sejak kelas 6 sd, saya jadi takut, hihi. Yuana ini merupakan karateka pindahan dari peguruan lain, dia mengaku senang mengikuti ujian kenaikan tingkat yang dilaksanakan BKC Kalimantan Selatan ini, dia sudah bersabuk coklat, dia mengikuti ujian ini untuk penyetaraan.

Soal ujian ini, BKC Kalimantan Selatan tidak menekankan kesulitan kepada anak didiknya, malah mereka diberikan kemudahan dalam melaksanakan ujian.. Saya melihat dari pagi hingga sore, walau muka tampak lelah, mereka terus terlihat antusias, walau satu atau dua orang berjatuhan, akibat kelelahan, untung para tim kesehatan dari PMI Kabupaten Banjar sigap.

Ujian ini dilaksanakan secara periode, bisa 4 bulan sekali atau 6 bulan sekali tergantung jam pelatihan. Kali ini ujian kenaikan tingkat dilaksanakan 4 bulan setelah mengikuti pelatihan 2 minggu sekali dengan durasi 2 jam setiap kali latihan.

Saya kagum dengan BKC ini, terutama ada anak kecil sekitar 4 tahun mengikuti ujian kenaikan tingkat, dari sabuk putih menuju kuning.

Pagi harinya, mereka diajak para sensei (guru) mereka untuk berjalan kaki di sekitar Bundaran Masjid Agung Banjarbaru.

Saya sempat deg-degan juga melihat proses ujian, karena yang saya sangka selama ini tidak terjadi, seperti misalnya karateka ini tidak disupport oleh orang tuanya, tidak ada partisipasi pemerintah, harus orang dewasa saja ikut ujian. Nyatanya, tidak. Ujian yang dilaksanakan ini saya rasa mampu melahirkan bibit karateka di masa mendatang.

O, ya. Ujian Kenaikan Tingkat BKC Kalsel ini didukung oleh pemerintah, seperti penyediaan tempat ujian gratis oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, dukungan maksimal orangtua terlihat ketika akhir ujian, orangtua dipersilakan penyelenggaran turut mengikatkan sabuk mereka kepada anak yang hasil ujiannya terbaik dan seperti yang saya sebutkan tadi, masih ada anak-anak yang ikut ujian, bahkan ada yang 4 tahun umurnya.

Berikut foto-foto yang berhasil saya dokumentasikan :

Sebelum melakukan ujian kenaikan tingkat, karateka dari BKC Kalimantan Selatan melakukan jalan kaki keliling bundaran Masjid Agung Banjarbaru
Sebelum melakukan ujian kenaikan tingkat, karateka dari BKC Kalimantan Selatan melakukan jalan kaki keliling bundaran Masjid Agung Banjarbaru
Demo yang dilakukan tim demo BKC Kalimantan Selatan sebelum ujian kenaikan tingkat berlangsung
Penyelenggara ujian kenaikan tingkat BKC Kalimantan Selatan, menyerahkan kepada orangtua untuk mengikatkan sabuk kepada anaknya yang terpilih terbaik dalam ujian kenaikan tingkat
Tags

ardian

Saya adalah penggemar segala hal. Satu hal yang tidak saya gemari, berpikir!

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin