Kesehatan

Cara Menangani Hidung Bayi Tersumbat Akibat Ingus

TandaPetik.Com – Bayi itu sangat unik. Ketika lapar, haus, kencing, sampai hidung tersumbat, perilaku yang ditunjukan rata-rata hampir sama. Menangis dan rewel. Khusus dalam artikel ini adalah cara menangani hidung bayi ketika tersumbat akibat ingus. Jadi, jangan stress ya bunda kalau kondisi ini terjadi kepada si bayi.

Sebelum melakukan penanganan terhadap bayi yang rewel karena hidungnya tersebut akibat ingus, sebaiknya Anda megenali terlebih dahulu penyebabnya dengan melanjutkan membaca artikel ini.

Pada umumnya, bagi bayi yang baru lahir sampai berusia 1 tahun, bayi rentan terserang pilek atau flu karena sistem imun di dalam tubuhnya belum terbentuk dengan baik. Kondisi inilah yang membuat bayi akan sulit bernapas dan menjadi sangat rewel.

Penyebab bayi rewel ketika pilek tidak selalu karena penumpukan ingus di hidungnya. Tapi bisa juga akibat adanya pembengkakan di bagian hidung. Oleh karena itu, sebaiknya memastikan apakah disebabkan karena ingus atau pembengkakan? Jika ingus sudah dibersihkan namun tetap saja rewel, disarankan untuk membawa si bayi ke dokter atau bidan untuk melakukan pemeriksaan.

Membersihkan Ingus di Hidung si Bayi dan Perawatannya

  • Orang-orang terdahulu membersihkan ingus dari hidung si bayi dengan cara melakukan penyedotan dengan mulut (menghisap). Sebagian orang sepertinya masih melakukan cara ini hingga sekarang. Hentikan cara tersebut, tidak dianjurkan mengisap ingus dari hidung si bayi. Alasannya, banyak bakteri bersarang di mulut. Dari berbagai hasil penelitian yang pernah saya baca, disebutkan ada 700 jenis bakteri berbeda bersarang di mulut kita. Tidak dianjurkannya menghisap ingus dari hidung si bayi bertujuan agar bakteri di dalam mulut tidak berpindah ke hidung si bayi yang bisa menimbulkan infeksi.
  • Membersihkan ingus di hidung bayi bisa menggunakan beberapa peralatan seperti: aspirator (alat isap cairan hidung), infant nasal bulb (sejenis pipet berukuran kecil), cairan saline (air garam yang banyak dijual di apotik dengan cara meneteskan ke hidung agar ingus encer dan mudah keluar).
  • Penguapan alami. Selain menggunakan beberapa peralatan di atas, Anda bisa menggunakan metode penguapan. Cara penguapan ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Caranya sebagai berikut: sediakan baskom berisi air hangat, posisikan bayi telungkup sehingga hidung bayi dapat menghirup uap hangat dengan baik.
  • Berikan pijitan. Lakukan pijitan lembut di bagian hidung bagian atas sembari mengeloskan minyak telon agar hidungnya terasa hangat. Cara ini bisa membantu lendir ingus di dalam hidung keluar.
  • Lap hidung bayi dengan handuk hangat. Mengelap hidung bayi dengan handuk hangat tujuannya hampir sama untuk mencairkan tumpukan lendir ingus yang mengental agar bisa keluar.
  • Miringkan si bayi. Jika hidung si kecil tersumbat pada bagian kiri, maka miringkan bayi ke bagian kanan, demmikian sebaliknya. Hal ini dapat melegakan sistem pernapasan si bayi.
  • Hindarkan bayi dari udara luar. Sementara waktu jangan mengajak bayi keluar rumah. Cara ini sangat baik untuk membantu bayi tidak terkena penyakit menular atau penyakit infeksi yang menyebar dari udara. Cara ini juga sangat baik untuk membantu kondisi tubuh bayi agar tetap steril sehingga sakit pilek pada bayi tidak memburuk.
  • Jaga kondisi tubuh bayi tetap hangat. Anda bisa menjaga suhu tubuh bayi agar hangat dengan berbagai cara. Bisa menggunakan selimut, menggosokan baby oil ke bagian punggung dan dada.

Demikian informasi mengenai cara menangani hidung bayi tersumbat akibat ingus yang disarikan dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi. Semoga bermanfaat.

Tags

harum manis

Penulis lepas dan menerima pesanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin