Esai

Aksi Nyata Masyarakat Cerdas Terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan!

TandaPetik.Com – Memasuki musim kemarau kebakaran hutan dan lahan marak terjadi, hal ini seperti hidangan utama yang harus dihadapi oleh beberapa daerah yang sangat rawan dengan dengan kebakaran hutan dan lahan seperti, Sumatera dan Kalimantan.

Hal ini disebabkan oleh beberapa hal klasik seperti sistem perladangan kita yang masih “primitif” (tradisional) dari penduduk setempat yang berpindah-pindah, serta pembukaan lahan untuk industri kayu ataupun kelapa sawit oleh Hak Pengusahaan Hutan yang nakal dan sulit ditertibkan.

Dampak dari kebakaran hutan sangatlah besar terutama berdampak pada kerusakan ekologis, keanekaragaman hayati, serta perubahan iklim mikro ataupun global, serta asapnya mengganggu kesehatan. Tentu saja masih melekat dibenak kita soal negara tetangga yang protes karena mereka juga ikut mengecap pahitnya dampak kebakaran hutan ini. Luarbiasa.

Selain itu terganggunya transportasi darat, laut, sungai, danau dan udara merupakan ancaman yang harus dihadapi, sekolah yang terpaksa diliburkan juga merupakan dampak dari kabut asap ini. Pekerjaan rumah ini seakan tidak pernah selesai dan apakah pemerintah sanggup mengahadapinya? Saya rasa “tidak” jika kita hanya mengharapkan pemerintah saja yang bergerak untuk permasalahan ini. Hutan Indonesia sudah memasuki stadium 4 yang terancam punah jika tidak dirawat dan dijaga, oleh sebab itu perlu sekali penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dilakukan dengan intensif dan serius. Jika tidak Kalimantan yang menjadi paru-paru dunia,  saya rasa akan menjadi “kangker paru-paru”. Saat ini apakah pencegahan kebakaran hutan sudah dilakukan dengan maksimal hingga dampaknya bisa diminimalisir secara nyata?

Upaya yang saat ini terus dilakukan pemerintah,  dirasa masih terkesan ala kadarnya. Karna itu perlu sekali perhatian ekstra oleh pemerintah untuk menanggulangi  masalah kebakaran hutan ini, penanggulangan bisa saja dimulai dari meningkatkan kesadaran masyarakat terutama didaerah masyarakat yang mayoritasnya ladang berpindah, membuat peraturan yang mampu menangani permasalahan kebakaran hutan dan kerusakan hutan, menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan, menambah personel untuk pengawasan hutan terhadap wilayah yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan, meningkatkan kelengkapan pemadam dan menambah jumlah personil, penggunaan teknologi canggih guna mempermudah penanggulangan jika terjadi kebakaran.

Tidak hanya pemerintah, kita sebagai masyarakat yang sadar akan pentingnya mencegah kebakaran hutan,  tentu ingin sekali memberikan kontribusi untuk merawat hutan kita. Hal yang bisa kita lakukan jika kebakaran hutan terjadi disekitar kita adalah, melakukan penyiraman secara langsung, jika kebakaran hutan masih skala kecil, menghubungi pihak terkait guna pemadaman kebakaran hutan (pemadam, polisi hutan), tidak membuang puting rokok sembarangan karena bisa saja menjadi pemicu kebakaran. Jika hanya mengharapkan pemerintah yang terus bergerak untuk menanggulangi kebakaran hutan, mustahil pencegahan bisa dengan efektif dilakukan. Pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan merupakan kerjasama pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengusaha dan masyarakat yang tertuang dalam aksi nyata!

Tags

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
WhatsApp chat Chat Admin