Ulasan

Ahmad Rasyid; Masa Depan Hutan Kalimantan Agak Suram

Daftar Isi

TandaPetik.Com – Hutan Kalimantan, sebagai salah satu dari sedikit paru-paru dunia yang kini tersisa, keberadaannya mulai mengkhawatirkan disebabkan banyaknya kerusakan baik itu karena kebakaran atau dari eksplorasi tambang yang kian meluas.

Ahmad Rasyid, selaku ketua umum Mahasiswa Islam Pecinta Alam Institut Agama Islam Darussalam Martapura (MAHIPA) dalam sebuah kesempatan ketika sedang Bakti Sosial Penanaman Bibit dan Perang Sampah di bukit Patrabulu, Awang Bangkal, Kab. Banjar mengatakan bahwa hal itu memang sangat miris.

Ketika kita melakukan protes akan eksplorasi tambang tersebut, maka sebenarnya kita ini ‘melanggar hukum’, melawan pemerintah,” ungkapnya kepada tandapetik.com.

“Jadi, kita cuma berharap bahwa akan ada kesadaran dari mereka-mereka yang di atas, juga dari masyarakat itu tersendiri,” imbuhnya, Senin, 31/12/2018.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa masa depan hutan Kalimantan memang agak suram, namun harapan tentu ada, sekecil apa pun itu. Bahwa apakah ke depannya bertahan atau tidak kita tak pernah tahu, namun setidaknya kita tahu mesti memperjuangkan apa.

“Dengan cara seperti inilah, salah satu perjuangan kita untuk mensosialisasikan pentingnya pohon bagi masyarakat sekitar,” lanjut Ahmad Rasyid

Dalam acara penanaman pohon tersebut juga dihadiri oleh para mahasiswa lain selain anggota Mapala itu sendiri. Karena, kata Ahmad Rasyid menjelaskan, selain untuk penghijauan Bukit Patrabulu, acara akhir tahun tersebut juga diharapkan dapat mempererat tali silaturrahmi para mahasiswa Institut Agama Islam Darussalam Martapura sekaligus menumbuhkan kesadaran kita (para mahasiswa) agar lebih banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang turun ke masyarakat secara langsung.

“Naik gunung boleh dilakukan siapa saja, apakah untuk menikmati alam itu sendiri atau cuma sekadar berselfie ria, namun yang harus diingat bahwa semua orang juga harus menjaga gunung tersebut, jangan ninggalin sampah di atas, atau membuangnya sembarangan. Mencintai alam itu harus seutuhnya, bukan cuma cari enaknya aja,” pesan Ahmad Rasyid.

Artikel Berkaitan

Butuh bantuan? Chat WA
Close

Adblock Detected

Dukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan Anda
%d blogger menyukai ini: